Rizkiyanti, Maudy (2017) PERBEDAAN KELEKATAN TERHADAP ORANGTUA PADA ANAK MIDDLE CHILDHOOD YANG BERASAL DARI MASYARAKAT MISKIN DAN MENENGAH SERTA TINJAUANNYA DALAM ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
Preview |
Text
COVER.pdf Download (93kB) | Preview |
Preview |
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (447kB) | Preview |
Preview |
Text
LEMBAR PERNYATAAN.pdf Download (317kB) | Preview |
Preview |
Text
ABSTRAK.pdf Download (301kB) | Preview |
Preview |
Text
BAB 1.pdf Download (256kB) | Preview |
Preview |
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (349kB) | Preview |
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (179kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (106kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (256kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (550kB) |
|
|
Text
BAB 6.pdf Restricted to Registered users only Download (197kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN 1.pdf Restricted to Registered users only Download (448kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN 2.pdf Restricted to Registered users only Download (198kB) |
Abstract
Keluarga sosek rendah memiliki banyak faktor yang menyebabkan pola asuh menjadi lebih stres, sehingga mengurangi respon dari orangtua dan sensitivitas dari pola asuh tersebut (Halpern, 1993) yang dapat menghambat tumbuhnya kelekatan aman antara anak dan orangtua. Keluarga sosek menengah memiliki sumber yang memadai untuk membesarkan anak dengan mudah, sehingga membantu perkembangan anak menjadi lebih baik. Di Indonesia, kebanyakan anak memiliki kelekatan secure, baik pada keluarga dengan sosek rendah maupun tinggi (Zevalkink, dkk., 1999). Berbeda dengan penelitian lain di luar Indonesia, terdapat perbedaan kelekatan pada kelompok dengan sosek yang berbeda. Kelekatan akan terbawa dan dapat termanifestasikan sepanjang hidup, terutama ketika mengalami stres, sakit, atau rasa takut, sehingga dapat berlanjut ke masa-masa selanjutnya, terutama masa middle childhood (Bowlby, 1979).Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kelekatan terhadap orangtua pada anak middle childhood yang berasal dari masyarakat miskin dan menengah yang sampelnya terdiri dari 135 anak usia 6-11 tahun (52 sosek rendah dan 83 sosek menengah). Penelitian ini menggunakan Security Scale untuk mengukur seberapa secure seorang anak dan penggolongan status sosial ekonomi berdasarkan World Bank. Hasil uji t-test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kelekatan terhadap orangtua pada anak middle childhood yang berasal dari masyarakat miskin dan menengah. Menurut Islam, anak yang diberi kasih sayang, hak, dan pendidikan islami, akan terhindar dari sifat merugikan diri dan masa depannya, dan akan menjadi taat pada orangtuanya karena ia juga telah mentaati Allah SWT. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surat An-Nisaa (4): 13: “Barang siapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya kedalam syurga yang mengalir didalamnya sungai-sungai.”
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-175-PSI |
| Uncontrolled Keywords: | Gaya Kelekatan, Secure, Security Scale, Middle Childhood, Ayah, Ibu, Masyarakat Miskin, Masyarakat Menengah |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General) H Social Sciences > H Social Sciences (General) L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Chemistry |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 09 Feb 2021 02:31 |
| Last Modified: | 16 Feb 2026 03:01 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/6435 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
