Shafira, Alluya (2025) TINGKAT LITERASI DIGITAL LANSIA PADA PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL TIKTOK STUDI KASUS: WARGA PERUMAHAN BOJONG DEPOK BARU. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
1. HALAMAN JUDUL.pdf Download (34kB) |
|
|
Text
4. LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (68kB) |
|
|
Text
3. LEMBAR PERNYATAAN ORISNALITAS .pdf Download (43kB) |
|
|
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (19kB) |
|
|
Text
8. BAB I.pdf Download (363kB) |
|
|
Text
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (226kB) |
|
|
Text
9. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (172kB) |
|
|
Text
10. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (435kB) |
|
|
Text
11. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (345kB) |
|
|
Text
12. BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (292kB) |
|
|
Text
13. BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (11kB) |
|
|
Text
15. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (417kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi digital lansia dalam memanfaatkan media sosial TikTok di Perumahan Bojong Depok Baru. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan sampel sebanyak 79 responden lansia berusia 60 tahun ke atas. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner dengan skala Likert yang mencakup indikator kemampuan menggunakan teknologi terintegrasi internet, memproses informasi digital, serta berkomunikasi dan berkolaborasi di lingkungan digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum tingkat literasi digital lansia berada pada kategori rendah, khususnya pada indikator menemukan informasi, menyimpan informasi, menyelesaikan masalah teknis, serta membuat dan mengedit konten digital. Lansia juga menunjukkan tingkat kepercayaan diri yang rendah dalam memilih dan membagikan informasi di TikTok, serta masih kesulitan membedakan informasi benar dan palsu. Namun, indikator seperti kemampuan mengatur pemutaran video dan menghubungkan wifi menunjukkan kategori sedang. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa literasi digital lansia masih sehingga perlu ditingkatkan lagi. Temuan ini selaras dengan kerangka kerja empat pilar literasi digital dari Kominfo Japelidi, yaitu: (1) Digital Skills, di mana orang lanjut usia masih kurang terampil dalam penggunaan teknis media sosial; (2) Digital Ethics, tercermin dari kecenderungan untuk mempercayai informasi tanpa pengecekan; (3) Digital Culture, yang terlihat dari partisipasi mereka yang masih bersifat pasif dalam kegiatan digital; dan (4) Digital Safety, di mana kesadaran mengenai perlindungan data pribadi dan keamanan di dunia maya masih rendah. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa literasi digital di kalangan lansia perlu diperbaiki melalui pendampingan, pelatihan, dan sosialisasi yang berbasis pada empat pilar literasi digital dari Kominfo.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-438-IP |
| Uncontrolled Keywords: | literasi digital, lansia, TikTok, media sosial |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) T Technology > T Technology (General) |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 06:26 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 06:26 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15574 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
