Search for collections on Universitas YARSI Repository

PENERAPAN GOOGLE PLAY BILLING SYSTEM DALAM GOOGLE PLAY STORE DITINJAU DARI UNDANG UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1999 TENTANG LARANGAN PRAKTEK MONOPOLI DAN PERSAINGAN USAHA TIDAK SEHAT (Studi Putusan03/KPPU-I/2024)

Bastiyar, Vania Ananda (2026) PENERAPAN GOOGLE PLAY BILLING SYSTEM DALAM GOOGLE PLAY STORE DITINJAU DARI UNDANG UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1999 TENTANG LARANGAN PRAKTEK MONOPOLI DAN PERSAINGAN USAHA TIDAK SEHAT (Studi Putusan03/KPPU-I/2024). Diploma thesis, Universitas Yarsi.

[thumbnail of 01. COVER.pdf] Text
01. COVER.pdf

Download (30kB)
[thumbnail of 06. Halaman Pengesahan.pdf] Text
06. Halaman Pengesahan.pdf

Download (228kB)
[thumbnail of 04. Pernyataan Orisinalitas Skripsi.pdf] Text
04. Pernyataan Orisinalitas Skripsi.pdf

Download (119kB)
[thumbnail of 09. Abstrak.pdf] Text
09. Abstrak.pdf

Download (127kB)
[thumbnail of 11. BAB I Vania Ananda.pdf] Text
11. BAB I Vania Ananda.pdf

Download (285kB)
[thumbnail of 16. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (254kB)
[thumbnail of 12. BAB II Vania Ananda.pdf] Text
12. BAB II Vania Ananda.pdf
Restricted to Registered users only

Download (317kB)
[thumbnail of 13. BAB III Vania Ananda.pdf] Text
13. BAB III Vania Ananda.pdf
Restricted to Registered users only

Download (415kB)
[thumbnail of 14. BAB IV Vania Ananda.pdf] Text
14. BAB IV Vania Ananda.pdf
Restricted to Registered users only

Download (579kB)
[thumbnail of 15. BAB V Vania Ananda.pdf] Text
15. BAB V Vania Ananda.pdf
Restricted to Registered users only

Download (245kB)

Abstract

Perkembangan ekonomi digital mendorong munculnya platform distribusi aplikasi seperti Google Play Store yang menerapkan Google Play Billing System (GPB) sebagai sistem pembayaran wajib bagi transaksi digital. Namun, dalam praktiknya Penerapan Google Play B illing System (GPB) yang mewajibkan seluruh transaksi digital dilakukan melalui sistem pembayaran internal Google, disertai dengan pengenaan service fee sebesar 15 30%, berpotensi menimbulkan praktik persaingan usaha tidak sehat dan penyalahgunaan posisi dominan, hal ini tertuang dalam Putusan KPPU Nomor 03/KPPU I/2024 yang menilai bahwa kebijakan Google dapat menghambat pelaku usaha lain, termasuk penyedia jasa pembayaran digital dan developer aplikasi. Penelitian ini membahas, pertama , Penerapan Google Pl ay Billing System dalam Google Play Store di Indonesia, kedua, Pertimbangan Majelis Komisi Persaingan Usaha dalam Putusan Nomor 03/KPPU I/2024 ditinjau dari Undang Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat dan ketiga , Pandangan islam terhadap Penerapan Google Play Billing System Dalam Google Play Store Ditinjau Dari Undang Undang Nomor 5 Tahun 1999 Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat (Studi Putusan 03/KPPU I/2024) 2024). Penelitian yang di gunakan adalah peneli tian hukum normatif. Hasil penelitia n ini adalah , pertama, penerapan Google Play Billing System telah sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggara Sistem dan Transaksi Elektronik Pasal 1 angka 6 dan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2020 Pasal 2 ayat (1), terkait kedudukan dan kewajiban administratif Penyelenggara Sistem Elektronik, namun regulasi tersebut belum secara tegas mengatur kewajiban penggunaan sistem pembayaran tertentu sehingga kewajiban GPBS bersumber dari kebijakan internal Google LLC yang bersifat kontraktual. Penerapan Google Play Billing System menimbulkan dampak negatif terhadap persai ngan digital dengan membatasi penyedia pembayaran alternatif, mengurangi pilihan konsumen, ser ta meningkatkan beban biaya dan menekan pendapatan developer kedua, pertimbangan Majelis Komisi dalam Putusan Nomor 03/KPPU I/2024 telah terbukti secara sah dan menyakinkan melanggar Pasal 17 dan Pasal 25 ayat (1) huruf b Undang Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat dan tetapi tidak terbukti melanggar Pasal 19 dan pasal 25 ayat (1) huruf a, dan ketiga, dari perspektif hukum Islam, kebijakan yang menimbulkan ketidakadilan, ketimpangan posisi tawar, serta potensi kemudaratan ekonomi dinilai bertentangan dengan prinsip keadilan ( al adl ), kerelaan an taradin ), dan larangan monopoli ihtikar.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: S-1147-FH
Uncontrolled Keywords: google play billing system, praktek monopoli, posisi dominan, ihtikar.
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
H Social Sciences > HF Commerce
K Law > K Law (General)
Depositing User: Vania Bastiyar
Date Deposited: 18 Aug 2026 03:16
Last Modified: 18 Aug 2026 08:31
URI: http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15024

Actions (login required)

View Item View Item