Search for collections on Universitas YARSI Repository

Kewenangan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Terkait Pemblokiran Rekening Pasif (Dormant) dalam Perspektif Hukum Perbankan di Indonesia

Ameliah, Ameliah (2026) Kewenangan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Terkait Pemblokiran Rekening Pasif (Dormant) dalam Perspektif Hukum Perbankan di Indonesia. Diploma thesis, Universitas YARSI.

[thumbnail of 01. Halaman Sampul - Ameliah.pdf] Text
01. Halaman Sampul - Ameliah.pdf

Download (183kB)
[thumbnail of 06. Halaman Pengesahan - Ameliah.pdf] Text
06. Halaman Pengesahan - Ameliah.pdf

Download (340kB)
[thumbnail of 04. Pernyataan Orisinalitas - Ameliah.pdf] Text
04. Pernyataan Orisinalitas - Ameliah.pdf

Download (277kB)
[thumbnail of 09. Abstrak - Ameliah.pdf] Text
09. Abstrak - Ameliah.pdf

Download (196kB)
[thumbnail of 12. Bab I - Ameliah.pdf] Text
12. Bab I - Ameliah.pdf

Download (504kB)
[thumbnail of 17. Daftar Pustaka - Ameliah.pdf] Text
17. Daftar Pustaka - Ameliah.pdf

Download (378kB)
[thumbnail of 13. Bab II - Ameliah.pdf] Text
13. Bab II - Ameliah.pdf
Restricted to Registered users only

Download (561kB) | Request a copy
[thumbnail of 14. Bab III - Ameliah.pdf] Text
14. Bab III - Ameliah.pdf
Restricted to Registered users only

Download (565kB) | Request a copy
[thumbnail of 15.Bab IV - Ameliah.pdf] Text
15.Bab IV - Ameliah.pdf
Restricted to Registered users only

Download (663kB) | Request a copy
[thumbnail of 16. Bab V - Ameliah.pdf] Text
16. Bab V - Ameliah.pdf
Restricted to Registered users only

Download (185kB) | Request a copy

Abstract

Pemblokiran rekening pasif (dormant) oleh otoritas dan lembaga perbankan dalam beberapa tahun terakhir menimbulkan perdebatan hukum, khususnya terkait kewenangan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) serta perlindungan hak nasabah. Penelitian ini bertujuan menganalisis kewenangan PPATK dalam melakukan pemblokiran rekening dormant berdasarkan hukum positif Indonesia, menilai kesesuaiannya dengan prinsip hukum perbankan dan perlindungan nasabah, serta mengkajinya dalam perspektif hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif yang didukung data empiris sebagai pelengkap. Pendekatan normatif dilakukan melalui penelaahan peraturan perundang-undangan di bidang perbankan dan pencegahan tindak pidana pencucian uang. Data empiris diperoleh melalui wawancara dengan pihak terkait guna memperkuat analisis serta menggambarkan penerapan hukum dalam praktik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif kewenangan PPATK untuk melakukan penghentian sementara transaksi atau pemblokiran rekening dibatasi pada kondisi tertentu, yakni apabila terdapat indikasi tindak pidana pencucian uang atau pendanaan terorisme. Status rekening dormant tidak secara otomatis menjadi dasar hukum pemblokiran tanpa adanya indikasi tersebut. Dalam perspektif hukum perbankan, pemblokiran tanpa pemberitahuan dan prosedur yang jelas berpotensi bertentangan dengan prinsip kehati-hatian, perlindungan konsumen, dan asas kepastian hukum. Dalam pandangan Islam, pembatasan akses terhadap harta dapat dibenarkan melalui prinsip sad adz-dzariah sebagai upaya preventif mencegah kejahatan, namun harus dilakukan secara proporsional, adil, dan tidak menimbulkan kezaliman. Pemblokiran rekening dormant harus berlandaskan dasar hukum yang jelas, transparan, dan menjaga keseimbangan antara pencegahan kejahatan keuangan dan perlindungan hak nasabah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: S-1169-FH
Uncontrolled Keywords: PPATK, rekening pasif (dormant), pemblokiran rekening, sad adzdzariah
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
K Law > K Law (General)
L Education > L Education (General)
Depositing User: Ameliah Ameliah
Date Deposited: 19 Aug 2026 04:54
Last Modified: 19 Aug 2026 04:54
URI: http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15053

Actions (login required)

View Item View Item