Septianisa, Shalia (2014) HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN BURNOUT PADA GURU DI SEKOLAH DASAR INKLUSI SERTA TINJAUANNYA MENURUT AGAMA ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
Preview |
Text
S 54 PSI_COVER.pdf Download (164kB) | Preview |
Preview |
Text
S 54 PSI_LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (308kB) | Preview |
Preview |
Text
S 54 PSI_LEMBAR PERNYATAAN.pdf Download (148kB) | Preview |
Preview |
Text
S 54 PSI_ABSTRAK.pdf Download (539kB) | Preview |
Preview |
Text
S 54 PSI_BAB 1.pdf Download (3MB) | Preview |
Preview |
Text
S 54 PSI_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Meningkatnya jumlah anak berkebutuhan khusus yang belum bersekolah mendorong berdirinya sekolah inklusi sebagai salah satu inovasi pendidikan bagi penyandang cacat (disabilitas). Sekolah inklusi menerima ABK dan menyediakan layanan pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan anak tanpa kebutuhan khusus (ATBK) dan ABK, seperti penyesuaian kurikulum, pembelajaran, penilaian, dan sarana prasarananya. Sebagian besar guru tidak memiliki latar belakang sebagai guru pendamping khusus, sehingga dapat menyebabkan guru mengalami stres yang tinggi dan merasa tertekan saat meghadapi keanekaragaman karakter anak. Hal ini yang dapat menimbulkan munculnya burnout. Kondisi burnout yang dialami guru berhubungan dengan kondisi self efficacy. Self efficacy seseorang dapat mempengaruhi aktifitas, besarnya usaha yang dikeluarkan dan daya tahan dalam menghadapi rintangan. Dalam Islam manusia diwajibkan bagi untuk berupaya dalam mengoptimalkan segala potensi yang dimilikinya dan diharuskan untuk selalu bekerja keras dengan cara memiliki kekuatan mental yang fisik untuk dapat membantu memperlancar pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antra self efficacy dengan burnout pada guru di sekolah dasar inklusi serta tinjauannya menurut agama Islam. Diharapkan dengan diketahuinya burnout dan self efficacy guru dapat menangani permasalahannya dan lebih profesional dalam menangani siswa berkebutuhan khusus. Penelitian dilakukan dengan penyebaran skala self efficacy dan skala burnout kepada 80 orang guru pada 12 sekolah inklusi di Jakarta Pusat dengan karateristik yang sudah ditentukan sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan nilai r yaitu -0,112 dan angka signifikansi 0,324 (p>0,05) yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara self efficacy dengan burnout pada guru di sekolah dasar inklusi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-54-PSI |
| Uncontrolled Keywords: | sekolah inklusi, self efficacy, burnout |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BC Logic B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology L Education > L Education (General) L Education > LC Special aspects of education |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Chemistry |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 09 Feb 2021 02:32 |
| Last Modified: | 08 Apr 2026 05:13 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/6544 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
