Muthmainah, Aan (2014) TRANSCRANIAL DOPPLER SEBAGAI SKRINING FAKTOR RISIKO TERJADINYA STROKE DITINJAU DARI KEDOKTERAN DAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
Preview |
Text
S 4627 FK_COVER.pdf Download (97kB) | Preview |
Preview |
Text
S 4627 FK_LEMBAR PERSETUJUAN.pdf Download (126kB) | Preview |
Preview |
Text
S 4627 FK_ABSTRAK.pdf Download (101kB) | Preview |
Preview |
Text
S 4627 FK_BAB 1.pdf Download (145kB) | Preview |
Preview |
Text
S 4627 FK_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (149kB) | Preview |
|
Text
S 4627 FK_BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (732kB) |
|
|
Text
S 4627 FK_BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (352kB) |
|
|
Text
S 4627 FK_BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (128kB) |
|
|
Text
S 4627 FK_BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (130kB) |
Abstract
Stroke merupakan suatu sindrom neurologi yang menimbulkan kecacatan dalam kehidupan manusia. Data nasional di Indonesia menunjukkan bahwa angka kematian tertinggi (sebesar 15,4%) disebabkan karena stroke. Faktor yang berperan dalam meningkatkan kemungkinan terjadinya stroke dikenal sebagai faktor risiko stroke. Sebanyak 80% kejadian stroke dapat dicegah, yaitu dengan cara deteksi dini faktor risiko stroke dan melakukan perbaikan terhadap faktor risiko tersebut. Berbagai pemeriksaan laboratorium dan imaging dapat dilakukan untuk menemukan secara lebih dini kelainan serta faktor risiko stroke. Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap faktor risiko stroke dan memberikan informasi mengenai pemeriksaan TCD ditinjau dari kedokteran dan Islam. Penulisan skripsi ini secara khusus bertujuan untuk mengetahui bagaimana pandangan kedokteran dan Islam mengenai pemeriksaan TCD untuk skrining faktor risiko stroke. Transcranial doppler (TCD) merupakan perangkat diagnostik yang dapat mendeteksi faktor risiko stroke. Manfaat yang diperoleh dengan melakukan TCD sebagai skrining risiko stroke adalah menurunkan tingkat kejadian stroke. Islam menganjurkan kepada umat manusia untuk menjaga kesehatan, yang mana pemeriksaan TCD merupakan salah satu upaya dari menjaga kesehatan. Pemeriksaan TCD sangat mudah dilaksanakan, disamping itu pemeriksaan ini tidak invasif, tidak memiliki efek samping, dan mengeluarkan biaya yang sedikit. Islam memandang bahwa teknik yang digunakan sesuai dengan syariat Islam, karena teknik dan bahan yang digunakan tidak mengandung unsur haram. Penggunaan TCD sebagai skrining faktor risiko stroke diperbolehkan baik dari segi ilmu kedokteran maupun Islam karena manfaat yang diperoleh dari pemeriksaan ini, yaitu mencegah terjadinya stroke. Setelah mengetahui manfaat dari dilakukannya TCD, diharapkan masyarakat lebih waspada terhadap faktor risiko stroke, dan dapat melakukan kontrol terhadap perkembangan penyakit yang merupakan faktor risiko stroke, salah satunya dengan melakukan pemeriksaan TCD.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-4627-FK |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc L Education > L Education (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RB Pathology R Medicine > RC Internal medicine |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Chemistry |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 09 Feb 2021 02:24 |
| Last Modified: | 04 May 2026 03:04 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/3906 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
