Aria, Tifano Prasali (2014) PENGARUH SUKSINILKOLIN PADA ANESTESI UMUM TERHADAP INSIDENSI HIPERTERMIA MALIGNA DITINJAU DARI SEGI ILMU ANESTESI DAN AGAMA ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
Preview |
Text
COVER SKRIPSI TIFANO.pdf Download (44kB) | Preview |
Preview |
Text
ABSTRAK SKIRIPSI TIFANO.pdf Download (81kB) | Preview |
Preview |
Text
BAB 1 skripsi anestesi Tifano Fix.pdf Download (171kB) | Preview |
Preview |
Text
DAFTAR PUSTAKA skripsi tifano.pdf Download (159kB) | Preview |
![]() |
Text
BAB II skripsi anestesi Tifano.pdf Restricted to Registered users only Download (292kB) |
![]() |
Text
BAB III skripsi anestesi Tifano jadi.pdf Restricted to Registered users only Download (370kB) |
![]() |
Text
BAB IV skripsi tifano .pdf Restricted to Registered users only Download (84kB) |
![]() |
Text
BAB V skripsi anestesi tifano.pdf Restricted to Registered users only Download (69kB) |
Abstract
Suksinilkolin merupakan relaksan otot skelet depolarisasi beraksi ultra pendek. Suksinilkolin digunakan untuk fasilitas intubasi cepat tenitama pada pasien dengen resiko aspirasi, juga diindikasikan untuk pengelolaan spasme laring serta tindakan singkat seperti kejang listrik dan bronkoskopi. Salah satu efek dari suksinilkolin adalah insidensi hipertermia maligna. Hipertermi maligna adalah suatu kondisi miopati langka yang terjadi pada pasien anak – anak dan dewasa ditandai dengan kondisi hipermetabolisme akut pada jaringan otot yang terjadi setelah induksi anestesi umum. Penyakit ini diturunkan sebagai gangguan autosomal dominan, yang mana ada paling sedikit 6 bagian dari gen, terutama gen reseptor ryanodin (RYR1), yang berada pada sarkoplasmik retikulum, organela dalam sel otot skeletal yang menyimpan kalsium. Diagnosis hipertermia maligna adalah IVCTs (in vitro muscle contracture tests) atau dikenal juga dengan nama CHCT (caffeine-halothane contracture test). Dalam pandangan Islam, pengaruh suksinilkolin pada anestesi umum walaupun mempunyai efek samping yang cukup banyak tetapi suksinilkolin masih banyak digunakan karena kecepatan dan lama kerjanya. Islam mengajarkan untuk mendahulukan sesuatu yang maslahatnya tertinggi dan mengutamakan keburukan terkecil. Insidensi hipertermia maligna dihadapi dengan ikhtiar dan tawakkal dalam mencari pengobatannya karena penyakit ini sulit untuk didiagnosis oleh dokter. Allah tidak menurunkan penyakit kecuali ada obatnya. Islam mengajarkan selalu bersabar dalam ujian dan cobaan karena Allah takkan memberikan ujian dan cobaan melebihi batas kemampuan hamba-Nya. Kematian mendadak yang disebabkan hipertermia maligna merupakan keuntungan bagi hamba-Nya yang sholeh dan kerugian bagi orang yang zalim. Dengan demikian pengaruh suksinilkolin pada anestesi umum terhadap insidensi hipertermia maligna menurut ilmu anestesi dan Islam sangatlah berbahaya terutama dapat menyebabkan kematian yang mendadak dikarenakan penanganan yang terlambat tetapi penyakit dan kematian ini merupakan keuntungan dari Allah bagi hamba-Nya yang sholeh dan bersabar. Oleh sebab itu diharapkan kepada tenaga medis khususnya dokter anestesia agar dapat mengerti dan memahami tentang pengaruh suksinilkolin pada anestesi umum terhadap insidensi hipertermia maligna karena insiden ini sulit sekali untuk dideteksi dan bila terlambat dapat menyebabkan kematian.
Item Type: | Thesis (Diploma) |
---|---|
Additional Information: | S-4583-FK |
Uncontrolled Keywords: | Suksinilkolin, intubasi, spasme laring, sel otot. |
Subjects: | L Education > L Education (General) R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
Date Deposited: | 09 Feb 2021 02:24 |
Last Modified: | 09 Jan 2025 04:30 |
URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/3901 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |