Fauzi, Alvian (2014) PENGGUNAAN TRIHEKSIFENIDIL SEBAGAI OBAT GEJALA EKSTRAPIRAMIDAL PADA PASIEN PSIKOTIK DITINJAU DARI KEDOKTERAN DAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
Preview |
Text
S 4387 FK_COVER.pdf Download (101kB) | Preview |
Preview |
Text
S 4387 FK_SURAT PERSETUJUAN.pdf Download (116kB) | Preview |
Preview |
Text
S 4387 FK_ABSTRAK.pdf Download (87kB) | Preview |
Preview |
Text
S 4387 FK_BAB 1.pdf Download (109kB) | Preview |
Preview |
Text
S 4387 FK_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (225kB) | Preview |
|
Text
S 4387 FK_BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (499kB) |
|
|
Text
S 4387 FK_BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (401kB) |
|
|
Text
S 4387 FK_BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (175kB) |
|
|
Text
S 4387 FK_BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (106kB) |
Abstract
Gangguan psikotik merupakan gangguan jiwa yang ditandai dengan ketidakmampuan individu untuk membedakan dunia nyata dengan dunia khayalan seperti halusinasi, waham atau prilaku kacau atau aneh. Penatalaksanaan gangguan psikotik salah satunya dengan obat antipsikotik generasi pertama. Pemilihan obat antipsikotik generasi pertama sebagai salah satu obat antipsikotik pada penanganan psikotik didasari oleh keefektivitasannya. Antipsikotik generasi pertama mempunyai cara kerja dengan memblok reseptor dopamine tipe 2 khususnya di mesolimbik dopamine pathways, oleh karena itu sering disebut juga dengan antagonis reseptor dopamin (ARD) atau antipsikotik tipikal. Namun penggunaan antipsikotik generasi satu dapat menimbulkan efek samping berupa gejala ekstrapiramidal. Untuk mengatasi gejala ekstrapiramidal dapat diberikan obat antikolinergik, triheksifenidil merupakan obat antikolinergik yang banyak digunakan untuk mengatasi gejala ekstrapiramidal. Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui efektivitas dan keamanan penggunaan obat antipsikotik tipikal pada penanganan psikotik, serta obat triheksifenidil pada penanganan gejala ekstrapiramidal dan bagaimana pandangan Islam mengenai pemberian obat antipsikotik dan triheksifenidil pada penanganan gangguan psikotik dan gejala ekstrapiramidal. Pemilihan terapi psikotik dengan menggunakan obat antipsikotik, dan terapi gejala ekstrapiramidal dengan menggunakan triheksifenidil, diperbolehkan dalam Islam karena zat yang digunakan pada obat-obat ini tidak ada unsur yang diharamkan. Hal ini didasari oleh kaidah fiqih yang menyatakan bahwa hukum asal segala sesuatunya, termasuk dalam hal makanan adalah halal asalkan tidak ada dalil dari al- Quran dan Hadist yang mengharamkannya. Kedokteran dan Islam sependapat bahwa obat antipsikotik dapat dijadikan salah satu terapi pada penyakit psikotik, dan obat triheksifenidil sebagai terapi gejala ekstrapiramidal. Diharapkan bagi dokter agar dapat memberikan penjelasan tentang peran triheksifenidil, sehingga dapat menurunkan prevalensi terjadinya gejala ekstrapiramidal sebagai salah satu efek samping dari pengobatan psikotik, bagi peneliti dapat melanjutkan penelitian mengenai efek samping antipsikotik dan triheksifenidil, bagi ulama dapat terlibat dalam diskusi dengan praktisi medis untuk menganjurkan konsumsi obat yang baik dan halal.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | S-4387-FK |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc L Education > L Education (General) Q Science > QP Physiology R Medicine > RC Internal medicine R Medicine > RJ Pediatrics |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Chemistry |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 09 Feb 2021 02:24 |
| Last Modified: | 23 Jun 2026 04:06 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/3665 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
