Ariyanti, Margi (2026) PERSEPSI GENERASI Z TERHADAP PERPUSTAKAAN DAN RUANG TEMU BACA DI TEBET SEBAGAI THIRD PLACE. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
01. COVER.pdf Download (46kB) |
|
|
Text
04. PENGESAHAN PENGESAHAN.pdf Download (259kB) |
|
|
Text
03. HALAMAN PERNYATAAN.pdf Download (127kB) |
|
|
Text
02. ABSTRAK.pdf Download (72kB) |
|
|
Text
09. BAB 1.pdf Download (374kB) |
|
|
Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (159kB) |
|
|
Text
10. BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (353kB) |
|
|
Text
11. BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (203kB) |
|
|
Text
12. BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
13. BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (217kB) |
|
|
Text
14 .BAB 6.pdf Restricted to Registered users only Download (134kB) |
|
|
Text
16. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi Generasi Z terhadap Perpustakaan dan Ruang Temu Baca di Tebet sebagai third place dalam mendukung interaksi sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang disebarkan kepada 314 responden Generasi Z (kelahiran 1997–2012) yang dipilih menggunakan teknik quota sampling, serta didukung oleh observasi dan dokumentasi. Pengukuran persepsi didasarkan pada delapan karakteristik third place menurut teori Ray Oldenburg, yang meliputi neutral ground, a social leveler, conversation as the main activity, accessibility and accommodation, the regulars, low profile, the mood is playful, dan a home away from home. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi Generasi Z terhadap Perpustakaan dan Ruang Temu Baca di Tebet berada pada kategori tinggi dengan skor rata-rata keseluruhan sebesar 3,37. Indikator yang memperoleh skor tertinggi adalah social leveler (3,55), yang menunjukkan bahwa perpustakaan dipersepsikan sebagai ruang inklusif yang mampu mengurangi perbedaan status sosial antar pengunjung. Sementara itu, indikator the regulars (3,06) berada pada kategori sedang, menunjukkan bahwa pengenalan terhadap komunitas pengunjung tetap belum dirasakan secara kuat oleh seluruh responden. Indikator conversation is the main activity memperoleh skor 3,25, mengindikasikan bahwa interaksi sosial berlangsung namun tetap dalam batas yang menghargai fungsi utama perpustakaan sebagai tempat belajar. Secara keseluruhan, perpustakaan ini telah berhasil menjalankan fungsinya sebagai ruang ketiga yang nyaman dan mendukung interaksi sosial di luar lingkungan rumah dan tempat kerja bagi Generasi Z.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-485-IP |
| Uncontrolled Keywords: | Persepsi, Generasi Z, Perpustakaan, Third Place, Baca di Tebet, Interaksi Sosial. |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology B Philosophy. Psychology. Religion > BH Aesthetics Z Bibliography. Library Science. Information Resources > Z665 Library Science. Information Science Z Bibliography. Library Science. Information Resources > Z719 Libraries (General) Z Bibliography. Library Science. Information Resources > ZA Information resources |
| Depositing User: | Margi Ariyanti |
| Date Deposited: | 09 Oct 2026 04:25 |
| Last Modified: | 09 Oct 2026 04:25 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15763 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
