Shofiyah, Salsabila (2025) HUBUNGAN ANTARA CHILDREN’S INDEPENDENT MOBILITY (CIM) DAN SUBJECTIVE WELL-BEING (SWB) PADA REMAJA DI JAKARTA SERTA TINJAUANNYA DALAM ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
COVER.pdf Download (208kB) |
|
|
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (129kB) |
|
|
Text
LEMBAR PERNYATAAN ORISINILITAS.pdf Download (94kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (379kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (321kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (356kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (336kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (483kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (346kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (338kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (230kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (722kB) |
Abstract
Di Jakarta, tingkat urbanisasi telah mencapai 15.978/km² pada tahun 2021. Urbanisasi yang cepat mempengaruhi kesejahteraan subjektif dan mobilitas mandiri anak-anak remaja yang tinggal di daerah perkotaan. Di antara kebutuhan psikologis, kebutuhan akan otonomi dipengaruhi oleh interaksi anak-anak dengan dunia mereka. Kebutuhan psikologis akan otonomi ini dapat diwujudkan melalui kebebasan dan kemandirian anak-anak untuk bergerak dan menjelajahi lingkungan mereka atau yang dikenal sebagai Children’s Independent Mobility (CIM). Penelitian ini bertujuan untuk melihat korelasi antara CIM dan Subjective Well-Being (SWB) remaja. 193 remaja (usia 12–15 tahun) berpartisipasi dalam mengisi 2 kuesioner survei: Children’s Worlds Subjective Well-Being Scale (Huebner, 1991) dan CIM (Hilman dkk., 1990). Hasil penelitian tidak menunjukkan korelasi yang signifikan antara CIM dan SWB di kalangan remaja di Jakarta. Hubungan antara CIM dan SWB dapat dimediasi oleh persepsi yang dipengaruhi oleh lisensi orang tua, lingkungan, dan faktor psikososial di luar mobilitas mereka.Sedangkan menurut pandangan Islam, CIM memiliki hubungan dengan SWB. Temuan ini menyoroti pentingnya perencanaan kota dan pembuat kebijakan memastikan akses yang memadai ke taman dan ruang hijau lingkungan, terutama jika didukung oleh penelitian longitudinal di masa mendatang. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk meneliti bagaimana variabel psikologis lainnya berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan melalui CIM.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-537-PSI |
| Uncontrolled Keywords: | Children’s Independent Mobility (CIM), Jakarta, Subjective WellBeing (SWB), Remaja |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology H Social Sciences > HM Sociology L Education > L Education (General) |
| Depositing User: | Salsabila Shofiyah |
| Date Deposited: | 13 Oct 2026 09:44 |
| Last Modified: | 13 Oct 2026 09:44 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15691 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
