Ad-Dzikra, Siti Ardini (2025) Peran Self-Compassion terhadap Ruminasi Media Sosial pada Dewasa Muda Awal serta Tinjauannya dalam Islam. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
01. COVER.pdf Download (190kB) |
|
|
Text
04. LEMBAR PENEGSAHAN.pdf Download (137kB) |
|
|
Text
02. LEMABR PERNYATAAN.pdf Download (68kB) |
|
|
Text
07. ABSTRAK.pdf Download (73kB) |
|
|
Text
13. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (102kB) |
|
|
Text
19. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (179kB) |
|
|
Text
14. BAB 2 KAJIAN PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (155kB) |
|
|
Text
15. BAB 3 METODE PENELITIAN.pdf Restricted to Registered users only Download (188kB) |
|
|
Text
16. BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Registered users only Download (188kB) |
|
|
Text
17. BAB 5 PERAN SELF-COMPASSION TERHADAP RUMINASI MEDIA SOSIAL PADA DEWASA MUDA AWAL SERTA TINJAU.pdf Restricted to Registered users only Download (288kB) |
|
|
Text
18. BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN.pdf Restricted to Registered users only Download (20kB) |
|
|
Text
20. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (534kB) |
Abstract
Penggunaan media sosial yang intens pada dewasa muda awal berisiko menimbulkan pola pikir negatif yang berulang saat menggunakan media sosial, yang disebut sebagai ruminasi media sosial. Jika berlanjut, ruminasi media sosial dapat memperburuk kesejahteraan individu. Oleh karena itu, penting untuk menelaah mengenai faktor pelindung yang berpotensi dapat menekan kecenderungan ruminasi media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran self-compassion, yakni kemampuan untuk memperlakukan diri sendiri dengan kasih sayang dan pengertian saat menghadapi kesulitan, dalam memprediksi ruminasi media sosial pada dewasa muda awal di Indonesia. Penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan desain cross-sectional dan metode survei daring, melibatkan 345 responden berusia 18–29 tahun. Instrumen yang digunakan yaitu Self-Compassion Scale (SCS) dan Social Media Rumination Scale (SMRS). Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa self-compassion memiliki pengaruh signifikan dan negatif terhadap ruminasi media sosial (b = –4.810, p < .001), dengan kontribusi sebesar 9.4%. Dengan kata lain, tingkat self-compassion yang lebih tinggi memprediksi kecenderungan ruminasi media sosial yang lebih rendah. Dalam perspektif Islam, nilai-nilai seperti rahmah (kasih sayang), syukur (rasa syukur), istighfar (memohon ampunan), husnudzon (berprasangka baik), dan tawakal (berserah diri kepada Allah) sejalan dengan konsep self-compassion, dan berperan dalam membantu individu menerima diri serta mengelola tekanan hidup dengan lebih sehat, termasuk pada era penggunaan media sosial seperti saat ini. Temuan ini menguatkan bahwa self-compassion dapat menjadi strategi perlindungan psikologis dalam menghadapi tantangan era digital, khususnya bagi dewasa muda pengguna media sosial di Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S 534 PSI |
| Uncontrolled Keywords: | self-compassion, ruminasi media sosial, dewasa muda awal, media sosial, kesehatan mental. |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 10 Sep 2026 07:36 |
| Last Modified: | 11 Sep 2026 01:11 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15659 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
