Prasetya, Aulia Nadira (2026) KORELASI KONSUMSI DAGING MERAH DAN JEROAN TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL DARAH PADA TENAGA KEPENDIDIKAN UNIVERSITAS YARSI DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
01. COVER.pdf Download (141kB) |
|
|
Text
02. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (571kB) |
|
|
Text
03. SURAT PERNYATAAN.pdf Download (572kB) |
|
|
Text
04. ABSTRAK.pdf Download (221kB) |
|
|
Text
10. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (276kB) |
|
|
Text
17. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (219kB) |
|
|
Text
11. BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (929kB) |
|
|
Text
13. BAB III METODE PENELITIAN.pdf Restricted to Registered users only Download (271kB) |
|
|
Text
14. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Registered users only Download (244kB) |
|
|
Text
15. BAB V KORELASI KONSUMSI DAGING MERAH DAN JEROAN TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL DARAH PADA TE.pdf Restricted to Registered users only Download (407kB) |
|
|
Text
16. BAB VI SIMPULAN DAN SARAN.pdf Restricted to Registered users only Download (188kB) |
|
|
Text
19. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (444kB) |
Abstract
Tingginya kadar kolesterol total dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain genetik, jenis kelamin, dan makanan, khususnya yang mengandung asam lemak jenuh serta kolesterol tinggi, seperti daging merah dan jeroan yang memicu aterosklerosis. Penduduk DKI Jakarta, termasuk tenaga kependidikan, memiliki tingkat konsumsi daging merah tertinggi di Indonesia. Dalam perspektif Islam, pola makan harus halal, thayyib, dan seimbang. Metode: Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain kohort prospektif yang dilakukan selama dua minggu terhadap 38 responden laki-laki. Data konsumsi pangan dikumpulkan menggunakan metode estimated food record. Pemeriksaan kadar kolesterol total darah dilakukan sebelum dan setelah periode penelitian. Uji normalitas data menggunakan Shapiro-wilk, sedangkan analisis korelasi menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar tenaga kependidikan Universitas YARSI mengonsumsi daging merah sebanyak 21-30 g/hari (42,1%) dan jeroan kurang dari 5 g/hari (73,7%). Pada pemeriksaan awal, mayoritas responden memiliki kadar kolesterol total darah < 200 mg/dL, yaitu sebesar 50,0%. Terdapat korelasi positif yang signifikan antara konsumsi daging merah (rₛ = 0,334; p = 0,040) dan jeroan (rₛ = 0,446; p = 0,005) dengan rata-rata kadar kolesterol total darah. Pembatasan konsumsi telur dan makanan dengan teknik deep frying menurunkan rata-rata kadar kolesterol total darah. Simpulan: Sebagian besar tenaga kependidikan Universitas YARSI mengonsumsi daging merah 21-30 g/hari dan jeroan < 5 g/hari, dengan mayoritas kadar kolesterol total darah awal dalam batas normal. Terdapat hubungan positif yang signifikan antara konsumsi daging merah dan jeroan dengan rata-rata kadar kolesterol total darah. Pembatasan konsumsi telur dan makanan deep frying terbukti menurunkan kadar kolesterol total darah. Dari perspektif Islam, temuan ini menegaskan pentingnya penerapan prinsip halalan thayyiban serta seimbang sebagai upaya preventif dalam menjaga kesehatan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-7925-FK |
| Uncontrolled Keywords: | Daging Merah, Jeroan, Kolesterol Total, Kohort Prospektif, Kesehatan Metabolik |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc Q Science > QM Human anatomy R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RB Pathology R Medicine > RC Internal medicine |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 08:22 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 08:22 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15506 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
