Search for collections on Universitas YARSI Repository

HUBUNGAN ANTARA OBESITAS DENGAN GANGGUAN PENDENGARAN DI RSUD KOJA PERIODE 2021-2024 DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM

Nusantara, Muhammad Radja (2025) HUBUNGAN ANTARA OBESITAS DENGAN GANGGUAN PENDENGARAN DI RSUD KOJA PERIODE 2021-2024 DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (150kB)
[thumbnail of 3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf] Text
3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (289kB)
[thumbnail of 4. SURAT PERNYATAAN.pdf] Text
4. SURAT PERNYATAAN.pdf

Download (241kB)
[thumbnail of 5. ABSTRAK.pdf] Text
5. ABSTRAK.pdf

Download (489kB)
[thumbnail of 9. BAB 1.pdf] Text
9. BAB 1.pdf

Download (295kB)
[thumbnail of 15. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (269kB)
[thumbnail of 10. BAB 2.pdf] Text
10. BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (782kB)
[thumbnail of 11. BAB 3.pdf] Text
11. BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (486kB)
[thumbnail of 12. BAB 4.pdf] Text
12. BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (306kB)
[thumbnail of 13. BAB 5.pdf] Text
13. BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (477kB)
[thumbnail of 14. BAB 6.pdf] Text
14. BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (488kB)
[thumbnail of 17. LAMPIRAN.pdf] Text
17. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (344kB)

Abstract

Obesitas merupakan kondisi medis yang dapat memengaruhi berbagai sistem tubuh, termasuk sistem pendengaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara obesitas dan gangguan pendengaran pada pasien di RSUD Koja periode 2021–2024 serta meninjau hasilnya dalam perspektif maqashid syariah. Penelitian menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan potong lintang. Data diperoleh dari rekam medis pasien, dengan status obesitas ditentukan berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT), sementara gangguan pendengaran dinilai melalui pemeriksaan audiometri. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square menggunakan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara obesitas dan gangguan pendengaran (p<0,05), dengan mekanisme yang melibatkan mikroangiopati, peradangan sistemik, stres oksidatif, serta disfungsi metabolik yang memengaruhi koklea. Dalam perspektif Islam, menjaga berat badan ideal sejalan dengan prinsip maqāṣid al-syarī‘ah, khususnya pemeliharaan jiwa (hifz an-nafs) dan akal (hifz al- ‘aql), serta upaya menghindari israf. Penelitian ini menegaskan pentingnya pencegahan obesitas sebagai langkah strategis dalam mengurangi risiko gangguan pendengaran dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan subjek penelitian berupa 161 pasien di RSUD Koja periode 2021–2024. Pengumpulan data dilakukan menggunakan data sekunder dari rekam medis SIMRS RSUD Koja, meliputi data Indeks Massa Tubuh (IMT) untuk menentukan obesitas serta hasil pemeriksaan audiometri untuk menilai gangguan pendengaran. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara obesitas dan gangguan pendengaran. Tinjauan dalam pandangan Islam dianalisis secara deskriptif berdasarkan literatur Al-Qur’an, hadis, dan prinsip maqāṣid al-syarī‘ah terkait kewajiban menjaga kesehatan dan larangan berlebihlebihan (isrāf). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden merupakan pasien dengan obesitas dan memiliki riwayat gangguan pendengaran. Analisis univariat memperlihatkan bahwa gangguan pendengaran lebih banyak ditemukan pada responden dengan obesitas tingkat I dan II. Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara obesitas dan gangguan pendengaran pada pasien di RSUD Koja periode 2021–2024. Kondisi obesitas terbukti meningkatkan v risiko terjadinya gangguan pendengaran. Tinjauan dalam pandangan Islam menegaskan bahwa menjaga kesehatan tubuh dan pendengaran merupakan amanah, serta perilaku berlebih-lebihan (isrāf) yang berpotensi menimbulkan mudarat bertentangan dengan prinsip maqāṣid al-syarī‘ah. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara obesitas dan gangguan pendengaran pada pasien di RSUD Koja periode 2021–2024. Kondisi obesitas terbukti meningkatkan risiko terjadinya gangguan pendengaran. Dalam pandangan Islam, kesehatan tubuh dan pendengaran merupakan amanah yang wajib dijaga, serta perilaku berlebih-lebihan (isrāf) yang berdampak pada kesehatan bertentangan dengan prinsip kemaslahatan, moderasi, dan tanggung jawab sebagaimana diajarkan dalam maqāṣid al-syarī‘ah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: S-7912-FK
Uncontrolled Keywords: Obesitas; Gangguan Pendengaran; Indeks Massa Tubuh; Sensorineural Hearing Loss; Maqāṣid al-syarī‘ah
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Q Science > QM Human anatomy
R Medicine > RC Internal medicine
R Medicine > RZ Other systems of medicine
Depositing User: Mr. Administrator System Admin
Date Deposited: 10 Aug 2026 04:56
Last Modified: 10 Aug 2026 04:56
URI: http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15499

Actions (login required)

View Item View Item