Search for collections on Universitas YARSI Repository

EFEKTIVITAS PROGESTERON DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA DALAM MENGEMBALIKAN SIKLUS MENSTRUASI PADA PENDERITA POLYCYSTIC OVARY SYNDROME (PCOS) TIPE B PADA KOMUNITAS PCOS FIGHTER INDONESIA SERTA TINJAUANNYA DALAM PANDANGAN ISLAM

Bages, Nouv Aqila (2025) EFEKTIVITAS PROGESTERON DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA DALAM MENGEMBALIKAN SIKLUS MENSTRUASI PADA PENDERITA POLYCYSTIC OVARY SYNDROME (PCOS) TIPE B PADA KOMUNITAS PCOS FIGHTER INDONESIA SERTA TINJAUANNYA DALAM PANDANGAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.

[thumbnail of 1. HALAMAN JUDUL.pdf] Text
1. HALAMAN JUDUL.pdf

Download (150kB)
[thumbnail of 2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf] Text
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (132kB)
[thumbnail of 3. HALAMAN PERNYATAAN.pdf] Text
3. HALAMAN PERNYATAAN.pdf

Download (125kB)
[thumbnail of 4. ABSTRAK.pdf] Text
4. ABSTRAK.pdf

Download (209kB)
[thumbnail of 7. BAB I.pdf] Text
7. BAB I.pdf

Download (255kB)
[thumbnail of 13. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
13. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (183kB)
[thumbnail of 8. BAB II.pdf] Text
8. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (394kB)
[thumbnail of 9. BAB III.pdf] Text
9. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (304kB)
[thumbnail of 10. BAB IV.pdf] Text
10. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (285kB)
[thumbnail of 11. BAB V.pdf] Text
11. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (636kB)
[thumbnail of 12. BAB VI.pdf] Text
12. BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (205kB)
[thumbnail of 15. LAMPIRAN.pdf] Text
15. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (443kB)

Abstract

Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) tipe B merupakan salah satu fenotipe PCOS yang ditandai dengan hiperandrogenisme dan gangguan ovulasi tanpa disertai gambaran ovarium polikistik. Kondisi ini sering menyebabkan gangguan siklus menstruasi berupa oligomenorrhea atau amenorrhea. Terapi progesteron merupakan salah satu pilihan untuk mengembalikan keteraturan siklus menstruasi pada penderita PCOS tipe B, namun tersedia dalam berbagai jenis, dosis, dan durasi penggunaan dengan respons klinis yang bervariasi. Selain faktor farmakologis, faktor gaya hidup dan metabolik juga diduga memengaruhi keberhasilan terapi. Oleh karena itu, diperlukan penelitian untuk menilai efektivitas terapi progesteron serta faktor-faktor yang memengaruhinya dalam pengembalian siklus menstruasi pada penderita PCOS tipe B, serta tinjauannya dalam pandangan Islam. Metode : Metode penelitian ini dilakukan melalui survey menggunakan Google Form yang sudah disesuaikan dengan kriteria penelitian dan kriteria PCOS tipe B yang disebarkan kepada anggota komunitas PCOS Fighter Indonesia. Data yang dikumpulkan mencakup perubahan siklus menstruasi sebelum dan sesudah terapi progesterone, gejala hiperandrogen, jenis progesterone yang digunakan, dosis, durasi konsumsi, serta faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas terapi. Analisis deskriptif dan bivariat digunakan untuk menilai hubungan antara variable. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa micronized progesterone merupakan jenis progesteron yang paling banyak digunakan pada penderita PCOS tipe B, yang mencerminkan preferensi klinis karena sifatnya yang lebih fisiologis dan profil tolerabilitas yang lebih baik. Meskipun secara statistik jenis dan dosis progesteron tidak menunjukkan hubungan bermakna dengan pengembalian siklus menstruasi, sebagian besar responden mencapai keteraturan siklus setelah 4–6 bulan terapi. Keberhasilan terapi lebih dipengaruhi oleh faktor gaya hidup, dimana aktivitas olahraga teratur dan pola makan tinggi protein rendah gula berhubungan signifikan dengan keteraturan siklus menstruasi. Simpulan : Terapi progesteron efektif dalam membantu mengembalikan keteraturan siklus menstruasi pada penderita PCOS tipe B, terutama setelah penggunaan selama 4–6 bulan. Micronized progesterone merupakan jenis yang paling banyak digunakan dan paling sesuai secara klinis, meskipun secara statistik jenis dan dosis progesteron tidak menunjukkan hubungan bermakna dengan keberhasilan terapi. Keberhasilan pengembalian siklus menstruasi lebih dipengaruhi oleh faktor metabolik dan modifikasi gaya hidup, khususnya aktivitas olahraga teratur dan pola makan tinggi protein rendah gula. Dalam pandangan Islam, penggunaan terapi progesteron dipandang mubah sebagai bentuk ikhtiar dalam menjaga kesehatan dan kesuburan wanita.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: S-7911-FK
Uncontrolled Keywords: Progesteron, PCOS, Siklus Menstruasi, Efektivitas, Islam
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RJ Pediatrics
Depositing User: Mr. Administrator System Admin
Date Deposited: 23 Jul 2026 08:54
Last Modified: 23 Jul 2026 08:54
URI: http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15477

Actions (login required)

View Item View Item