Salsabillah, Atsira Putri (2025) ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN LOW BACK PAIN PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI ANGKATAN 2022-2024 DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
01 COVER.pdf Download (159kB) |
|
|
Text
02 HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (554kB) |
|
|
Text
03 SURAT PERNYATAAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
05 ABSTRAK-ABSTRACT.pdf Download (202kB) |
|
|
Text
08 BAB I.pdf Download (233kB) |
|
|
Text
14 DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (251kB) |
|
|
Text
09 BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
10 BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (223kB) |
|
|
Text
11 BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (301kB) |
|
|
Text
12 BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (309kB) |
|
|
Text
13 BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (169kB) |
|
|
Text
16. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Low Back Pain merupakan salah satu masalah muskuloskeletal yang umum terjadi di seluruh dunia dengan prevalensi pada mahasiswa berkisar antara 40–75%. Kondisi ini berdampak pada kualitas hidup, aktivitas akademik, dan berisiko menjadi kronis jika tidak ditangani dengan baik. Tujuan Penelitian : Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian LBP pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI angkatan 2022–2024 serta tinjauannya menurut pandangan Islam. Metodologi: Penelitian observasional analitik dengan pendekatan crosssectional, melibatkan 90 mahasiswa yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Roland-Morris Disability Questionnaire (RMDQ). Analisis univariat digunakan untuk distribusi data, sedangkan analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square dan regresi logistik untuk analisis lanjut. Hasil: Prevalensi Low Back Pain (LBP) pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI sebesar 27,8%. Mayoritas responden berusia 19–20 tahun (75,6%), berjenis kelamin perempuan (71,1%), memiliki Indeks Massa Tubuh (IMT) normal (62,2%), dengan durasi duduk 2–4 jam per hari (40%), serta masa kuliah tahun pertama (33,3%). Hasil uji Chi-square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia, jenis kelamin, IMT, dan masa kuliah dengan kejadian LBP (p>0,05). Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara durasi duduk yang lama (>4 jam/hari) dengan kejadian LBP (p=0,000), Analisis regresi logistik menunjukkan bahwa durasi duduk lama meningkatkan risiko LBP dengan nilai Odds Ratio (OR) = 3,45 (p<0,05). Simpulan: Faktor usia, jenis kelamin, IMT, dan masa kuliah tidak berhubungan dengan kejadian LBP, sedangkan durasi duduk yang lama berhubungan signifikan dengan peningkatan risiko LBP pada mahasiswa kedokteran Universitas YARSI. Menurut pandangan Islam, menjaga kesehatan tulang belakang merupakan bagian dari prinsip hifzh al-nafs
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-7902-FK |
| Uncontrolled Keywords: | Nyeri Punggung Bawah; Faktor Nyeri Punggung Bawah; Mahasiswa Kedokteran; Faktor Risiko; Pandangan Islam |
| Subjects: | Q Science > QP Physiology R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 08:05 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 08:05 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15467 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
