Kemala, Gana Atria (2025) PERAN SEKRETOM FIBROBLAS FRAKSI <100 KDA TERHADAP PROLIFERASI SEL KERATINOSIT DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
01. COVER.pdf Download (155kB) |
|
|
Text
02. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (235kB) |
|
|
Text
03. SURAT PERNYATAAN.pdf Download (250kB) |
|
|
Text
04. ABSTRAK.pdf Download (138kB) |
|
|
Text
07. BAB I.pdf Download (187kB) |
|
|
Text
13. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (203kB) |
|
|
Text
08. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) |
|
|
Text
09. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (215kB) |
|
|
Text
10. BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (128kB) |
|
|
Text
11. BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (203kB) |
|
|
Text
12. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (249kB) |
|
|
Text
16. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Penuaan kulit dan rambut, khususnya alopesia, merupakan masalah umum dengan prevalensi tinggi. Terapi konvensional seperti minoxidil dan finasteride tersedia, namun hasilnya sering kurang optimal dan dapat menimbulkan efek samping. Penelitian terdahulu menunjukkan potensi conditioned medium dari adipose-derived stem cell (ADSC-CM) dalam merangsang pertumbuhan rambut. Studi ini berfokus pada potensi sekretom fibroblas fraksi <100 kDa sebagai alternatif penanganan alopesia, sejalan dengan pandangan Islam yang mendorong ikhtiar dalam mencari pengobatan dan inovasi medis demi kemaslahatan. Metode: Penelitian eksperimental in vitro ini menggunakan desain posttest-only control group. Model uji berupa sel keratinosit manusia yang diisolasi dari jaringan preputium. Sel dipaparkan dengan berbagai konsentrasi sekretom fibroblas fraksi <100 kDa hasil ultrafiltrasi. Parameter yang diamati meliputi proliferasi sel menggunakan Cell Counting Kit-8 (CCK-8) dengan pembacaan microplate reader pada 450 nm, kadar HGF yang diukur menggunakan metode ELISA, serta kadar total protein dari conditioned medium yang diukur dengan BCA Assay Protein Kit. Data dianalisis menggunakan uji One-way ANOVA atau Kruskal–Wallis sesuai pemenuhan asumsi normalitas dan homogenitas. Hasil: Sekretom fibroblas fraksi <100 kDa tidak meningkatkan proliferasi sel keratinosit, bahkan menunjukkan efek penghambatan pada DIV 9 diduga akibat stres oksidatif dan efek sitotoksik pada konsentrasi tinggi. Kadar HGF juga tidak meningkat, kemungkinan karena mekanisme ligand-induced negative regulation melalui internalisasi dan degradasi kompleks (HGF/reseptor). Sebaliknya, kadar total protein dalam supernatant menunjukkan kecenderungan meningkat, yang mengindikasikan adanya respons adaptif sel berupa peningkatan aktivitas biosintetik dan sekresi protein pelindung. Kesimpulan: Sekretom fibroblas fraksi <100 kDa tidak mampu meningkatkan proliferasi maupun produksi HGF secara signifikan, namun berpotensi meningkatkan produksi total protein seiring waktu kultur dan peningkatan konsentrasi. Pemanfaatan bioteknologi ini selaras dengan prinsip Islam yang menekankan kemaslahatan, kehalalan, serta upaya menghindari mudarat dalam pengembangan ilmu pengetahuan untuk kesehatan manusia.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-7852-FK |
| Uncontrolled Keywords: | Sekretom Fibroblas, Proliferasi Keratinosit, Hepatocyte Growth Factor (HGF), Alopesia, Tinjauan Islam. |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RC Internal medicine R Medicine > RJ Pediatrics |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 04:13 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 04:13 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15412 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
