Al Farisi, Elbi Lazuardi (2025) HUBUNGAN ANTARA GAYA HIDUP SEBAGAI FAKTOR RISIKO DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN PROFIL GLUKOSA DARAH DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
01. COVER.pdf Download (86kB) |
|
|
Text
02. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (67kB) |
|
|
Text
03. HALAMAN PERNYATAAN.pdf Download (59kB) |
|
|
Text
04. ABSTRAK.pdf Download (291kB) |
|
|
Text
11. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (372kB) |
|
|
Text
17. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (346kB) |
|
|
Text
12. BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (769kB) |
|
|
Text
13. BAB III METODE PENELITIAN.pdf Restricted to Registered users only Download (455kB) |
|
|
Text
14. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN.pdf Restricted to Registered users only Download (910kB) |
|
|
Text
15. BAB V PANDANGAN ISLAM.pdf Restricted to Registered users only Download (705kB) |
|
|
Text
16. BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN.pdf Restricted to Registered users only Download (305kB) |
|
|
Text
20. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Diabetes Melitus Tipe 2 (DM Tipe 2) adalah penyakit metabolik kronis akibat resistensi insulin dan disfungsi sel beta pankreas. Menurut International Diabetes Federation (IDF) 2021, Indonesia menempati peringkat kelima dunia, dengan sekitar 14,3 juta kasus tidak terdiagnosis, terutama pada usia muda. Gaya hidup (aktivitas fisik, pola makan, dan perilaku merokok) menjadi faktor risiko diabetes melitus tipe 2. Remaja, khususnya mahasiswa kedokteran, termasuk kelompok yang rentan karena tekanan akademik dan pola hidup sedentari. Dalam Islam, menjaga kesehatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, sesuai prinsip ḥifẓ al-nafs. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar edukasi, pencegahan dini, serta mendorong mahasiswa menerapkan gaya hidup sehat sebagai bentuk ibadah dan tanggung jawab spiritual. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan melalui pengukuran gaya hidup, meliputi aktivitas fisik, pola makan, dan perilaku merokok menggunakan kuesioner, serta pemeriksaan kadar glukosa darah puasa (GDP) dan glukosa darah sewaktu (GDS) pada 92 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI angkatan 2022–2023 menggunakan alat Point of Care Testing (POCT). Analisis hubungan antarvariabel dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Dari 92 responden, mayoritas memiliki aktivitas fisik sedang, pola makan buruk, dan tidak merokok, baik pada hari biasa maupun selama bulan puasa. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa pada hari biasa, terdapat hubungan signifikan antara kadar glukosa darah sewaktu (GDS) dan pola makan (p=0,001), namun tidak terdapat hubungan dengan aktivitas fisik (p=0,354) maupun perilaku merokok (p=0,629). Selama bulan puasa, tidak ditemukan hubungan signifikan antara kadar glukosa darah puasa (GDP) dengan aktivitas fisik (p=0,089) dan perilaku merokok (p=0,513), sementara analisis terhadap pola makan tidak dapat dilakukan. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kadar glukosa darah sewaktu (GDS), namun tidak ditemukan hubungan signifikan antara aktivitas fisik maupun perilaku merokok dengan kadar glukosa darah, baik pada hari biasa maupun selama bulan puasa. Hal ini menunjukkan bahwa pola makan berperan penting dalam pengendalian kadar glukosa darah pada mahasiswa
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-7842-FK |
| Uncontrolled Keywords: | Diabetes Melitus Tipe 2, Gaya hidup, Glukosa Darah, Pandangan Islam. |
| Subjects: | H Social Sciences > HC Economic History and Conditions Q Science > QP Physiology R Medicine > RJ Pediatrics R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 02:07 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 02:07 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15401 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
