Siregar, Riri Mela Lomika (2024) AKTA NOTARIS SEBAGAI DASAR RELAKSASI PEMBAYARAN PENYEDIA JASA KONSULTANSI KONSTRUKSI GUDANG CURAH DI PELABUHAN BANTEN. Masters thesis, Universitas YARSI.
|
Text
02. HALAMAN JUDUL.pdf Download (20kB) |
|
|
Text
05. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (79kB) |
|
|
Text
06. PERNYATAAN BEBAS PLAGIARISME.pdf Download (77kB) |
|
|
Text
09. ABSTRAK DAN ABSTRACT.pdf Download (31kB) |
|
|
Text
10. BAB I.pdf Download (145kB) |
|
|
Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (44kB) |
|
|
Text
11. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (167kB) |
|
|
Text
12. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (127kB) |
|
|
Text
13. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (103kB) |
|
|
Text
14. BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (16kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN- LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (256kB) |
Abstract
Tesis ini berjudul Akta Notaris Sebagai Dasar Relaksasi Pembayaran Penyedia Jasa Konsultansi Konstruksi Gudang Curah Di Pelabuhan Banten. Kesejahteraan sosial yang ingin dicapai oleh Pemerintah dalam bidang konstruksi salah satunya adalah pembangunan Gudang Curah di Pelabuhan Banten yang mengikat penyedia jasa konsultansi konstruksi. Kerjasama antara pemerintah selaku pengguna jasa dan penyedia jasa dituangkan dalam perjanjian di bawah tangan. Perjanjian yang bernilai besar, waktu yang panjang dan beresiko, dituntut memiliki kepastian hukum, keajekan hukum berikut pembuktian yang menguntungkan bagi para pihak urgen dituangkan dalam bentuk Akta Notaris. Untuk mendapatkan relaksasi pembayaran dibutuhkan Akta Notaris dalam Perjanjian Jasa Konsultansi Konstruksi Gudang Curah di Pelabuhan Banten karena kedudukannya lebih tinggi dibandingkan perjanjian di bawah tangan yang merujuk pada kekuatan pembuktian yang sempurna, yang lengkap serta memberikan kepastian hukum tanpa perlu ditafsirkan lain, sesuai dengan Pasal 1870 KUHPerdata. Metode penelitian yang digunakan dalam tesis ini adalah normatif yang unsur hukum normatifnya didukung oleh unsur empiris. Pokok kajiannya adalah implemetasi kekuatan hukum yang normatif dalam masyarakat dan menjadi acuan perilaku setiap orang, diikuti dengan wawancara dan putusan Mahkamah Agung sebagai aktualisasi kekuatan pembuktian. Kesimpulannya: Kedudukan Akta Notaris jika disandingkan dengan akta di bawah tangan berbeda di mata hukum sebagaimana Pasal 1868 KUHPerdata. Pembuktian lahiriah, formal dan materil melekat padanya. Ketiadaaan Akta Notaris dalam Perjanjian Jasa Konsultansi Konstruksi antara PT PL (pengguna jasa) dengan PT SDI (penyedia jasa), mempengaruhi ralaksasi pembayaran yang diterima oleh PT SDI. Prinsip kesetaraan dalam perjanjian menjadi tidak terbentuk. Akta Notaris untuk memperoleh relaksasi pembayarannya sangat urgen.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | T-102-MKN |
| Uncontrolled Keywords: | Akta Notaris, Ralaksasi, Penyedia Jasa, Konsultansi Konstruksi |
| Subjects: | C Auxiliary Sciences of History > CD Diplomatics. Archives. Seals H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management K Law > K Law (General) L Education > L Education (General) |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 29 Apr 2026 08:04 |
| Last Modified: | 29 Apr 2026 08:04 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15206 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
