Islam, Daffa Dienul (2026) PUTUSAN VERSTEK DAN KURANG PIHAK AKIBAT TIDAK DITARIKNYA PIHAK PENJUAL OBJEK SENGKETA KEPADA TERGUGAT DALAM PERKARA KEPEMILIKAN TANAH DITINJAU DARI HUKUM ACARA PERDATA DI INDONESIA (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 3281 K/Pdt/2024). Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
01. Halaman Cover.pdf Download (27kB) |
|
|
Text
06. Halaman pengesahan Tim Penguji Skripsi.pdf Download (105kB) |
|
|
Text
04. Halaman Pernyataan Orisinalitas Skripsi.pdf Download (156kB) |
|
|
Text
09. Abstrak.pdf Download (62kB) |
|
|
Text
11. Bab I.pdf Download (362kB) |
|
|
Text
16. Daftar Pustaka.pdf Download (128kB) |
|
|
Text
12. Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (314kB) |
|
|
Text
13. Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (158kB) |
|
|
Text
14. Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (261kB) |
|
|
Text
15. Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (11kB) |
Abstract
Putusan verstek merupakan putusan yang dijatuhkan dalam perkara perdata apabila tergugat tidak hadir meskipun telah dipanggil secara sah dan patut, namun demikian putusan tersebut tetap harus memenuhi syarat formil dan materiil, termasuk kelengkapan para pihak dalam gugatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis putusan verstek dan implikasi hukum gugatan yang mengandung kurang pihak (plurium litis consortium) akibat tidak ditariknya pihak penjual objek sengketa sebagai tergugat dalam perkara kepemilikan tanah ditinjau dari hukum acara perdata di Indonesia melalui studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 3281 K/Pdt/2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah hukum normatif. Dalam perspektif Islam, keadilan prosedural dalam penyelesaian sengketa merupakan bagian dari prinsip al-‘adl yang menuntut keterlibatan seluruh pihak terkait guna menghindari kezaliman dan ketidakpastian hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ditariknya pihak penjual objek sengketa mengakibatkan gugatan cacat formil karena tidak terpenuhinya kelengkapan subjek hukum dan berimplikasi pada putusan tidak dapat diterima (niet ontvankelijke verklaard), meskipun perkara diputus secara verstek, sehingga hakim tetap berkewajiban menilai kelengkapan para pihak secara ex officio guna menjamin kepastian hukum dan keadilan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-1151-FH |
| Uncontrolled Keywords: | Putusan Verstek, Kurang Pihak, Kepemilikan Tanah, Hukum Acara Perdata. |
| Subjects: | J Political Science > JA Political science (General) K Law > K Law (General) S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Depositing User: | Daffa Islam |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 06:48 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 06:48 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15026 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
