Saputra, Mochamad Iqbal (2025) HUBUNGAN LITERASI DIGITAL TERHADAP CYBERBULLYING PADA SISWA SMKN 46 JAKARTA TIMUR. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
1. JUDUL.pdf Download (16kB) |
|
|
Text
4. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (51kB) |
|
|
Text
3. LEMBAR PERNYATAAN ORINALITAS.pdf Download (356kB) |
|
|
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (7kB) |
|
|
Text
11. BAB 1.pdf Download (232kB) |
|
|
Text
17. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (246kB) |
|
|
Text
12. BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (329kB) |
|
|
Text
13. BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (412kB) |
|
|
Text
14. BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (658kB) |
|
|
Text
15. BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (401kB) |
|
|
Text
16. BAB 6.pdf Restricted to Registered users only Download (211kB) |
|
|
Text
18. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (125kB) |
Abstract
Latar belakang penelitian didasari oleh maraknya kasus cyberbullying di kalangan remaja, terutama pengguna aktif media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara literasi digital dan cyberbullying di kalangan siswa SMKN 46 Jakarta Timur, dengan tinjauan perspektif Islam. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan sampel sebanyak 85 siswa yang dipilih secara acak dari populasi 572 siswa kelas 10 dan 11. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif serta uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi digital siswa tergolong tinggi, dengan pemahaman yang baik mengenai etika digital, tanggung jawab konten, dan kesadaran akan dampak negatif media sosial. Di sisi lain, perilaku cyberbullying masih ditemukan meskipun dalam frekuensi rendah. Analisis korelasi membuktikan adanya hubungan negatif antara literasi digital dan cyberbullying semakin tinggi literasi digital siswa, semakin rendah kecenderungan mereka terlibat dalam cyberbullying. Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini yaitu tingkat literasi digital siswa berada dalam kategori tinggi dengan skor rata-rata 3,57. Hal ini membuktikan bahwa siswa memahami etika digital dengan baik, seperti berperilaku sopan di media sosial, menghindari konten SARA, serta bertanggung jawab atas unggahan mereka. Namun, penelitian ini juga menemukan adanya hubungan yang signifikan antara literasi digital dan cyberbullying, dengan koefisien korelasi Pearson sebesar 0,583. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin tinggi literasi digital siswa maka semakin rendah kecenderungan mereka untuk terlibat dalam cyberbullying.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-435-IP |
| Uncontrolled Keywords: | Literasi Digital, Cyberbullying, Media Sosial |
| Subjects: | H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform Z Bibliography. Library Science. Information Resources > Z665 Library Science. Information Science Z Bibliography. Library Science. Information Resources > Z719 Libraries (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Social Sciences |
| Depositing User: | Mochamad Saputra |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 04:17 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 04:17 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/14893 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
