Zavitri, Raisa Athaya Fais (2025) GAMBARAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RUANG HEMODIALISA RS YARSI DAN TINJAUANNYA MENURUT AGAMA ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
01. COVER.pdf Download (344kB) |
|
|
Text
02. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (12MB) |
|
|
Text
03. SURAT PERNYATAAN.pdf Download (13MB) |
|
|
Text
04. ABSTRAK.pdf Download (170kB) |
|
|
Text
07. BAB I.pdf Download (150kB) |
|
|
Text
13. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (133kB) |
|
|
Text
08. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (334kB) |
|
|
Text
09. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (211kB) |
|
|
Text
10. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (195kB) |
|
|
Text
11. BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (196kB) |
|
|
Text
12. BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (134kB) |
|
|
Text
11. BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (196kB) |
|
|
Text
15. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (344kB) |
Abstract
Gagal ginjal kronik merupakan masalah kesehatan yang memerlukan penanganan khusus, salah satunya melalui hemodialisis. Terapi ini membantu membuang zat sisa metabolik dan kelebihan cairan dalam tubuh, tetapi dapat menyebabkan komplikasi seperti hipertensi dan hipotensi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi perubahan tekanan darah pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis serta meninjau prinsip ikhtiar dan tawakal dalam Islam terkait dengan pengobatan. Metode : Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan dari pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di ruang hemodialisa RS YARSI. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah prosedur hemodialisis untuk mengetahui perubahan yang terjadi. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien mengalami penurunan tekanan darah setelah menjalani hemodialisis. Namun, sebagian pasien tetap berada dalam kategori hipertensi tingkat I, yang menunjukkan perlunya pengelolaan tekanan darah lebih lanjut. Kesimpulan : Terdapat perbedaan tekanan darah pada pasien gagal ginjal kronik sebelum dan sesudah hemodialisis di ruang Hemodialisa RS Yarsi. Prosedur hemodialisis berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah, ditandai dengan berkurangnya jumlah pasien pada kategori hipertensi berat. Jenis kelamin dan frekuensi hemodialisis juga berhubungan dengan perubahan tekanan darah, di mana pasien laki-laki lebih sering mengalami fluktuasi, sedangkan pasien dengan frekuensi hemodialisis tiga kali per minggu menunjukkan tekanan darah yang lebih stabil
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-7846-FK |
| Uncontrolled Keywords: | Gagal ginjal kronik, hemodialisis, tekanan darah, ikhtiar, tawakkal |
| Subjects: | Q Science > QP Physiology R Medicine > RC Internal medicine R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology R Medicine > RX Homeopathy |
| Depositing User: | Raisa Zavitri |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 02:35 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 03:12 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/14757 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
