Salsabila, Nyimas (2024) TINDAKAN ABORSI TERHADAP KEHAMILAN YANG TIDAK DIINGINKAN MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 17 TAHUN 2023 TENTANG KESEHATAN PASAL 60 DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANG ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
01. COVER.pdf Download (187kB) |
|
|
Text
02. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (4MB) |
|
|
Text
03. SURAT PERNYATAAN.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
04. ABSTRAK DAN KATA KUNCI.pdf Download (276kB) |
|
|
Text
07. BAB I.pdf Download (258kB) |
|
|
Text
13. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (251kB) |
|
|
Text
08. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (302kB) |
|
|
Text
09. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (281kB) |
|
|
Text
10. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (307kB) |
|
|
Text
11. BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (281kB) |
|
|
Text
12. BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (242kB) |
Abstract
Latar Belakang: Aborsi merupakan suatu perbuatan mengakhiri masa kehamilan dengan mengeluarkan janin dari kandungan sebelum tiba masa kelahiran. Kehamilan yang tidak diinginkan menjadi penyebab tersering seseorang melakukan tindakan aborsi. Di Indonesia tindakan aborsi dilarang oleh hukum yang berlaku. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui informasi mengenai tindakan aborsi terhadap kehamilan yang tidak diinginkan. Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan menganalisis data dari jurnal, buku, dan regulasi hukum, seperti Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan, Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan dan KUHP. Hasil: Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan Pasal 60 menyatakan bahwa aborsi dilarang kecuali dalam kondisi tertentu, seperti indikasi kedaruratan medis atau kehamilan akibat perkosaan. Dalam kasus perkosaan, aborsi hanya dapat dilakukan jika usia kehamilan tidak melebihi 40 hari sejak haid terakhir. Proses aborsi harus dilakukan oleh tenaga medis yang kompeten di fasilitas kesehatan yang memenuhi syarat. Kesimpulan: Tindakan aborsi terhadap kehamilan yang tidak diinginkan dapat dilakukan dalam kondisi tertentu yang memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh hukum. Pelaksanaan aborsi harus dilakukan oleh dokter yang kompeten di fasilitas kesehatan yang memenuhi syarat, dengan izin pihak yang berwenang.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-7734-FK |
| Uncontrolled Keywords: | Aborsi, Kehamilan Tidak Diinginkan, Undang-Undang Nomor17 Tahun 2023, Pasal 60 |
| Subjects: | K Law > K Law (General) R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1001 Forensic Medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Depositing User: | Nyimas Salsabila |
| Date Deposited: | 09 Oct 2026 08:44 |
| Last Modified: | 09 Oct 2026 08:44 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/14406 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
