Ismail, Rendi (2025) PEMBAYARAN KLAIM ASURANSI ANTARA PT BANK PERKREDITAN RAKYAT KARANGMALANG DENGAN PIHAK PT ASURANSI INTRA ASIA (Studi Putusan Mahkamah Agung No. 4527/K/PDT/2023). Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
1. HALAMAN JUDUL.pdf Download (91kB) |
|
|
Text
5. HALAMAN PENGESAHAN TIM PENGUJI.pdf Download (575kB) |
|
|
Text
3. PERNYATAAN ORISINALITAS SKRIPSI.pdf Download (235kB) |
|
|
Text
8. ABSTRAK.pdf Download (73kB) |
|
|
Text
10. BAB I.pdf Download (242kB) |
|
|
Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (175kB) |
|
|
Text
11. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (248kB) |
|
|
Text
12. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (420kB) |
|
|
Text
13. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (276kB) |
|
|
Text
14. BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (163kB) |
Abstract
Skripsi ini membahas klaim asuransi, khususnya terkait hak pembayaran klaim asuransi oleh nasabah berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 4527/K/PDT/2023. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyelesaian klaim asuransi oleh para pihak, pertimbangan hukum yang digunakan oleh Hakim Agung dalam putusan tersebut, serta pandangan Islam mengenai pembayaran klaim asuransi dalam kasus antara PT Bank Perkreditan Rakyat Karangmalang dan PT Asuransi Intra Asia. Penelitian ini menggunakan metode normatif dengan pendekatan yuridis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa putusan Mahkamah Agung telah sesuai dengan prinsip hukum yang berlaku dalam menangani wanprestasi yang dilakukan oleh PT Asuransi Intra Asia. Putusan tersebut mempertimbangkan adanya perbedaan pendapat hukum (dissenting opinion) yang kemudian mempengaruhi keputusan Majelis Pengadilan Tinggi Nomor 210/PDT/2023/PT SMG. Dari perspektif Islam, pembayaran klaim asuransi memiliki dua pandangan, yakni yang memperbolehkan dan yang mengharamkan. Asuransi (al-ta’min) dalam Islam diartikan sebagai bentuk perlindungan, ketenangan, serta rasa aman dari risiko yang tidak diinginkan. Pihak penanggung disebut mu’ammin, sedangkan tertanggung disebut mu’amman lahu atau musta’min. Dalam konteks pembayaran klaim, Islam menekankan prinsip keadilan, sebagaimana ditegaskan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Menunda pembayaran bagi orang yang mampu adalah suatu kezaliman. Dan jika salah seorang dari kamu diikutkan (di-hawalahkan) kepada orang yang mampu/kaya, terimalah hawalah itu."
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-1117-FH |
| Uncontrolled Keywords: | Hak Pembayaran Klaim Asuransi, Asuransi, wanprestasi. |
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor H Social Sciences > HG Finance H Social Sciences > HJ Public Finance K Law > K Law (General) L Education > L Education (General) |
| Depositing User: | Rendi Ismail |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 02:26 |
| Last Modified: | 27 Apr 2026 02:26 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/14361 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
