Abrar, Fachrial (2021) HUBUNGAN KONSUMSI MAKANAN TINGGI GARAM DAN MAKANAN BERSANTAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAWAT INAP SIMPANG TIGA KOTA PEKANBARU DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
01. COVER.pdf Download (345kB) |
|
|
Text
02. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (8MB) |
|
|
Text
03. SURAT PERNYATAAN.pdf Download (6MB) |
|
|
Text
04. ABSTRAK.pdf Download (412kB) |
|
|
Text
07. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (585kB) |
|
|
Text
12. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (41kB) |
|
|
Text
08. BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (936kB) |
|
|
Text
09. BAB III METODE PENELITIAN.pdf Restricted to Registered users only Download (309kB) |
|
|
Text
11. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Registered users only Download (434kB) |
|
|
Text
10. BAB V Hubungan Konsumsi Makanan Tinggi Garam dan Makanan bersantan Terhadap Kejadian Hiperten.pdf Restricted to Registered users only Download (284kB) |
|
|
Text
12. BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN.pdf Restricted to Registered users only Download (36kB) |
|
|
Text
13. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (670kB) |
Abstract
Latar Belakang: Hipertensi adalah kondisi medis di mana adanya peningkatan tekananan aliran darah dalam pembuluh arteri di atas normal. Pasien dapat didiagnosis hipertensi apabila dalam pengukuran tekanan darah didapatkan tekanan sistolik ≥ 140 mmHg dan diastolik ≥ 90 mmHg. Hipertensi kerap disebut sebagai silent killer. Konsumsi makanan tinggi garam dan makanan bersantan dalam jumlah yang tinggi cukup berperan dalam kasus hipertensi. Islam mengajarkan untuk makan secukupnya tidak menkonsumsi makanan seecara berlebihan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Konsumsi Makanan Tinggi Garam dan Makanan Bersantan dengan Kejadian Hipertensi di Wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Simpang Tiga Kota Pekanbaru. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian cross-sectional. Penetapan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. yang dilakukan pada bulan Februari sampai dengan bulan Mei 2021. Sampel pada penelitian ini yaitu 77 orang yang berkunjung ke Puskesmas Simpang Tiga Kota Pekanbaru. Data diperoleh dari pengisian kuesioner langsung. Metode analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil: Dari hasil analisa univariat didapatkan dari 77 responden 46 memiliki pola konsumsi makanan tinggi garam lebih dalam sehari (59,7%) dan 35 memiliki pola makan santan lebih dari seminggu (45,5%). Pada penelitian melalui analisa bivariat tidak didapatkan adanya hubungan yang bermakna dari konsumsi makanan tinggi garam dan makanan bersantan terhadap kejadian hipertensi di Puskesmas Rawat Inap Simpang Tiga Kota Pekanbaru, dengan hubungan garam terhadap hipertensi menunjukkan P-Value(0,233) >0,05 dan hubungan santan terhadap hipertensi menunjukkan P-Value(0,672) >0,05. Kesimpulan: Mayoritas dari responden memiliki kebiasaan menkonsumsi makanan tinggi garam lebih dan konsumsi santan cukup, mayoritas menderita hipertensi, menurut agama islam dianjurkan untuk tidak makan berlebih
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-7721-FK |
| Uncontrolled Keywords: | Makanan tinggi garam, Makanan Bersantan, Hipertensi |
| Subjects: | L Education > L Education (General) Q Science > QR Microbiology > QR180 Immunology R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Depositing User: | Fachrial Abrar |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 04:47 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 04:47 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/13591 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
