Husaeni, Nur Azizah (2021) HUBUNGAN STATUS GIZI DAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN PERSENTASE PARASIT USUS PADA LANSIA YANG TINGGAL DI PEMUKIMAN PEMULUNG JAKARTA TIMUR SERTA TINJAUANNYA MENURUT ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
01. COVER.pdf Download (15kB) |
|
|
Text
02. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (4MB) |
|
|
Text
03. SURAT PERNYATAAN.pdf Download (4MB) |
|
|
Text
04. ABSTRAK.pdf Download (15kB) |
|
|
Text
07. BAB I.pdf Download (385kB) |
|
|
Text
13. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (242kB) |
|
|
Text
08. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (815kB) |
|
|
Text
09. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (147kB) |
|
|
Text
10. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (90kB) |
|
|
Text
11. BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (546kB) |
|
|
Text
12. BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (11kB) |
|
|
Text
15. BIODATA PENELITI.pdf Restricted to Registered users only Download (6kB) |
|
|
Text
16. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (495kB) |
Abstract
Latar Belakang: Infeksi parasit usus merupakan penyakit endemik yang dapat ditemukan di beberapa tempat, terutama di Indonesia tergolong tinggi didukung dengan letak geografis Indonesia sebagai negara beriklim tropis yang memiliki tingkat kelembaban tinggi. Lansia mudah terjadi infeksi parasit usus karena penurunan sistem imun dan status gizi serta lingkungan tempat tinggal yang kurang. Faktor risiko yang dapat menyebabkan infeksi parasit usus yaitu penduduk dengan tingkat sosial ekonomi rendah, pendidikan rendah, sumber air yang mengandung bakteri coliform, tidak memiliki jamban, pembuangan air limbah serta tempat tinggal yang kurang bersih. Selain itu, perilaku hidup tidak bersih dan tidak sehat dapat menyebabkan infeksi parasit usus pada manusia. Metode: Jenis penelitian yang digunakan ialah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di pemukiman pemulung Jakarta Timur. Sampel yang digunakan adalah feses yang dikumpulkan dari 35 orang lansia yang tinggal dipemukiman pemulung. Hasil: Penelitian ini didapatkan bahwa lansia di pemukiman pemulung yang positif terinfeksi parasit usus Blastocystis hominis (8,6%). Dengan status gizi pada lansia yang masih kurang yaitu, nafsu makan menurun dan masalah pencernaan sebanyak 12 orang (34,3%), kesulitan dalam mengunyah dan menelan makanan serta kesulitan pergerakan dalam melakukan aktivitas sehari-hari sebanyak 12 orang (34,3%), dan mengalami stress (banyak pikiran) atau penyakit akut dalam 1 bulan terakhir sebanyak 14 orang (40%). Distribusi frekuensi kebersihan lingkungan di wilayah pemulung terdapat tidak ada pohon atau tanaman disekitar tempat tinggal sebanyak 16 orang (45,7%). Data penelitian menunjukkan lansia yang tinggal dipemukiman pemulung dengan status gizi dan kebersihan lingkungan yang kurang baik memiliki kecenderungan terinfeksi parasit usus, walaupun secara uji statistic Chi Square status gizi didapatkan nilai p sebesar 0,886 dan kebersihan lingkungan didapatkan nilai p sebesar 0,169. Kesimpulan: Lansia yang tinggal di pemukiman pemulung dengan kebersihan individu dan status gizi yang cukup baik belum dapat mencegah terjadinya infeksi parasit usus oleh Blastocystis hominis.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-7726-FK |
| Uncontrolled Keywords: | Parasit Usus, Status Gizi, Kebersihan Lingkungan. |
| Subjects: | Q Science > QR Microbiology Q Science > QR Microbiology > QR180 Immunology Q Science > QR Microbiology > QR355 Virology R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Depositing User: | Nur Husaeni |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 08:03 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 08:03 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/13448 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
