Lestari, Wella Sartika (2017) HUBUNGAN ANTARA INTENSI MELAKUKAN BEDAH PLASTIK ESTETIK DENGAN KONSEP DIRI PADA PEREMPUAN REMAJA AKHIR DI JAKARTA SERTA TINJAUANNYA DALAM ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
Preview |
Text
01.COVER.pdf Download (92kB) | Preview |
Preview |
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (532kB) | Preview |
Preview |
Text
LEMBAR PERNYATAAN.pdf Download (383kB) | Preview |
Preview |
Text
08.ABSTRAK.pdf Download (165kB) | Preview |
Preview |
Text
09.BAB I.pdf Download (283kB) | Preview |
Preview |
Text
14.DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (254kB) | Preview |
|
Text
10.BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (214kB) |
|
|
Text
11.BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (300kB) |
|
|
Text
12.BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (291kB) |
|
|
Text
13.BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (365kB) |
|
|
Text
13.BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (169kB) |
|
|
Text
15.LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (790kB) |
Abstract
Tuntutan untuk selalu tampil cantik merupakan hal yang menjadi perhatian bagi perempuan selama berabad-abad. Hal ini dibuktikan dengan adanya perhatian khusus perempuan terhadap penampilan fisik mereka, salah satu usahanya adalah dengan melakukan bedah plastik estetik. Tujuan seseorang melakukan bedah plastik estetik tidak hanya untuk mempercantik diri, namun juga untuk mengubah penilaian diri atau konsep dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensi melakukan bedah plastik estetik dengan konsep diri. Penelitian ini dilakukan pada 200 perempuan remaja akhir dengan menyebarkan dua kuesioner yaitu, kuesioner intensi melakukan bedah plastik estetik dan kuesioner konsep diri.Hasil uji korelasi parsial antara intensi melakukan bedah plastik estetik dengan konsep diri menunjukkan terdapat korelasi negatif yang signifikan antara intensi melakukan bedah plastik estetik dengan konsep diri (r = -0,180 dan ρ = 0,011 < 0,05). Artinya, apabila intensi seseorang untuk melakukan bedah plastik estetik tinggi maka konsep diri yang dimilikinya negatif, dan apabila intensi seseorang untuk melakukan bedah plastik estetik rendah maka konsep diri yang dimilikinya positif. Dalam tinjauan Islam, dijelaskan bahwa segala perbuatan dan amal ibadah manusia tidak akan menghasilkan pahala apabila niat seseorang melakukan suatu perbuatan bukan berdasarkan karena Allah ta’ala. Oleh karena itu bedah plastik estetik yang dilakukan untuk kecantikan semata bukanlah perbuatan yang dianjurkan oleh agama Islam.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-178-PSI |
| Uncontrolled Keywords: | Intensi melakukan bedah plastik estetik, Konsep diri, Perempuan remaja akhir |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General) H Social Sciences > H Social Sciences (General) L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Chemistry |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 09 Feb 2021 02:31 |
| Last Modified: | 16 Feb 2026 03:31 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/6429 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
