Amalina, Puti (2017) HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN PERNIKAHAN DENGAN KECEMASAN TERHADAP MENOPAUSE PADA INDIVIDU YANG BERADA DALAM TAHAP USIA MENJELANG MENOPAUSE SERTA TINJAUANNYA DALAM ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
Preview |
Text
COVER.pdf Download (89kB) | Preview |
Preview |
Text
lembar pengesahan.pdf Download (558kB) | Preview |
Preview |
Text
lembar pernyataan.pdf Download (413kB) | Preview |
Preview |
Text
ABSTRAK.pdf Download (214kB) | Preview |
Preview |
Text
BAB I.pdf Download (313kB) | Preview |
Preview |
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (105kB) | Preview |
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (225kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (222kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (339kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (634kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (92kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (499kB) |
Abstract
Meski menopause merupakan siklus alami, namun ternyata tidak semua perempuan dapat menerima hal ini dengan baik. Terdapat perempuan yang merasa cemas terhadap menopause. Intensitas kecemasan yang sedang, bahkan tinggi dapat menyebabkan depresi dan mengurangi kualitas hidup perempuan. Kecemasan, termasuk kecemasan terhadap menopause, jika tidak diatasi dan tidak dikendalikan dapat menimbulkan gangguan psikosomatis hingga depresi berat yang dapat menurunkan kualitas hidup perempuan. Untuk mengantisipasi terjadi hal tersebut, perlu dilakukan upaya pengembangan intervensi yang dapat memimalisir, mengantisipasi, dan menghilangkan kecemasan. Salah satu caranya adalah dengan mengidentifikasikan faktor-faktor apa saja yang berkorelasi dengan kecemasan terhadap menopause. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara kepuasan pernikahan dengan kecemasan terhadap menopause pada individu yang berada dalam tahap usia menjelang menopause. Penelitian ini melibatkan 100 orang perempuan yang masih menikah dan memilikisuami, serta berada dalam tahap usia menjelang menopause (40 – 48 tahun). Pemilihan partisipan dilakukan dengan teknik sampling yakni accidental sampling. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah ENRICH Marital Satisfaction (Fowers & Olson, 1993) dan alat ukur kecemasan terhadap menopause yang dikembangkan sendiri peneliti. Uji korelasi Pearson Product Moments pada variable kepuasan pernikahan dengan kecemasan terhadap menopause menghasilkan hubungan negatif yang signifikan diantara keduanya (r = -0,774; p < 0,05). Hal ini memiliki arti semakin tinggi kepuasan pernikahan, maka semakin rendah tingkat kecemasan terhadap menopause yang dirasakan partisipan. Sebaliknya, semakin rendah kepuasan pernikahan, maka semakin tinggi tingkat kecemasan terhadap menopause. Dengan demikian, kecemasan terhadap menopause dapat dikendalikan melalui pernikahan atau interaksi antara suami dan istri yang memuaskan. Peningkatan kualitas pernikahan menjadisesuatu yang penting bagi pasutri pada usia paruh baya. Menurut sudut pandang Islam, kepuasan pernikahan adalah terbentuknya keluarga yang sakinah, mawaddah dan rahmah dengan menegakkan syariat Islam dengan baik, sehingga dapat membantu mengurangi kecemasan pada perempuan menjelang menopause.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-180-PSI |
| Uncontrolled Keywords: | Kepuasan Pernikahan, Kecemasan terhadap Menopause, Menopause. |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology H Social Sciences > H Social Sciences (General) L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Chemistry |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 09 Feb 2021 02:31 |
| Last Modified: | 05 Feb 2026 04:43 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/6424 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
