Search for collections on Universitas YARSI Repository

EFEKTIVITAS PEMBERIAN PRAZOSIN SEBAGAI TERAPI GANGGUAN TIDUR PADA PASIEN POST-TRAUMATIC STRESS DISORDER (PTSD) DITINJAU DARI KEDOKTERAN DAN ISLAM

ANDRIANOL, REKSI (2017) EFEKTIVITAS PEMBERIAN PRAZOSIN SEBAGAI TERAPI GANGGUAN TIDUR PADA PASIEN POST-TRAUMATIC STRESS DISORDER (PTSD) DITINJAU DARI KEDOKTERAN DAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.

[img] Text
01.COVER.pdf

Download (108kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (62kB)
[img] Text
03.BAB I.pdf

Download (215kB)
[img] Text
04.BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (588kB)
[img] Text
05.BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
06.BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (192kB)
[img] Text
07.BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (290kB)
[img] Text
08. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (136kB)
[img] Text
Lembar persetujuan-Reksi.pdf

Download (213kB)

Abstract

Post Traumatic Stres Disorder (PTSD) merupakan sindrom kecemasan, labilitas autonomik, kerentanan emosional, dan kilas balik dari pengalaman yang amat menyedihkan setelah stres fisik maupun emosi yang melampaui batas ketahanan orang normal. Prevalensi gangguan stres pasca trauma diperkirakan dari 1% sampai 3% populasi umum, walaupun suatu tambahan 5 sampai 15% mungkin mengalami bentuk gangguan yang subklinis. Salah satu gejala PTSD adalah gangguan tidur yaitu mimpi buruk. Saat ini telah dilakukan penelitian tentang efektifitas Prazosin terhadap pengendalian mimpi buruk terkait PTSD. Tujuan umum penulisan skripsi ini adalah mengetahui tentang efektivitas penggunaan Prazosin pada penderita mimpi buruk terkait Post-traumatic Stress Disorder / PTSD ditinjau dari Kedokteran dan Islam. Secara khusus, skripsi ini bertujuan untuk mengetahui tentang mimpi buruk terkait PTSD dari aspek kedokteran dan Islam, farmakodinamik prazosin, efektivitas prazosin pada penderita mimpi buruk dari aspek kedokteran dan Islam dan mengetahui tentang cara menghadapi mimpi buruk menurut Islam. Mimpi buruk terjadi karena gangguan tidur Rapid Eye Movement (REM) akibat peningkatan konsentrasi norepinefrin, sehingga aktivitas noradrenergik meningkat. Prazosin merupakan penghambat alpha-1 adrenergik yang menghambat secara kompetitif dan mengakibatkan menurunnya efek norepinefrin, mengurangi sekresi daripada Corticotropin Releasing Hormone (CRH) serta dapat melintasi sawar darah otak. Dalam beberapa penelitian, pemberian prazosin selama 7-8 minggu dengan dosis awal 1mg sebelum tidur kemudian dititrasi efektif mengurangi gejala mimpi buruk dilihat dari skor CAPS “recurrent distressing dream”, dan skor the Clinical Global Impression of Change (CGIC). Menurut pandangan Islam, PTSD termasuk penyakit kejiwaan berupa rasa cemas dan ketakutan yang timbul sebagai akibat kurangnya tawakal dan prasangka baik kepada Allah. Mimpi dibagi dua, yaitu ru’ya (mimpi yang datangnya dari Allah) dan hulm (mimpi yang datang dari syaitan). Untuk menghindari mimpi buruk, dalam Islam dianjurkan agar selalu berzikir, shalat dan bersyukur kepada Allah. Prazosin mengandung bahan halal, dibuat dengan cara yang halal, mudah, praktis dan ekonomis sehingga aman serta bermanfaat dari segi bahan dan proses pembuatannya. Kedokteran dan Islam sejalan bahwa pemberian prazosin sebagai terapi gangguan tidur pada pasien PTSD diperbolehkan karena memberikan manfaat dan tidak menimbulkan mudharat serta tidak bertentangan dengan syariat Islam. Kata kunci : Prazosin, PTSD, mimpi buruk, hukum konsumsi

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: S-6202-FK
Uncontrolled Keywords: Prazosin, PTSD, mimpi buruk, hukum konsumsi
Subjects: L Education > L Education (General)
R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Depositing User: Unnamed user with email admin@yarsi.ac.id
Date Deposited: 09 Feb 2021 02:26
Last Modified: 14 Jun 2022 08:20
URI: http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/4502

Actions (login required)

View Item View Item