Search for collections on Universitas YARSI Repository

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN POLA MAKAN TERHADAP KEJADIAN GASTRITIS PADA SISWA/I SMP DHARMA PUTRA NUSANTARA 86 PONDOK LABU, CILANDAK, JAKARTA SELATAN DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM

Nurpanji, Farrahanim Pyka (2026) HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN POLA MAKAN TERHADAP KEJADIAN GASTRITIS PADA SISWA/I SMP DHARMA PUTRA NUSANTARA 86 PONDOK LABU, CILANDAK, JAKARTA SELATAN DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.

[thumbnail of 01. COVER.pdf] Text
01. COVER.pdf

Download (171kB)
[thumbnail of 02. HALAMAN PENGESAHAN.pdf] Text
02. HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of 03. SURAT PERNYATAAN.pdf] Text
03. SURAT PERNYATAAN.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of 04. ABSTRAK.pdf] Text
04. ABSTRAK.pdf

Download (154kB)
[thumbnail of 11. BAB I  PENDAHULUAN.pdf] Text
11. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (234kB)
[thumbnail of 17. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
17. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (217kB)
[thumbnail of 12. BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf] Text
12. BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (324kB)
[thumbnail of 13. BAB III METODE PENELITIAN.pdf] Text
13. BAB III METODE PENELITIAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (262kB)
[thumbnail of 14. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf] Text
14. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (342kB)
[thumbnail of 15. BAB V TINJAUAN MENURUT PANDANGAN AGAMA.pdf] Text
15. BAB V TINJAUAN MENURUT PANDANGAN AGAMA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (325kB)
[thumbnail of 16. BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN.pdf] Text
16. BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (176kB)
[thumbnail of 19. LAMPIRAN.pdf] Text
19. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (320kB)

Abstract

Hubungan Antara Pengetahuan Pola Makan terhadap Kejadian Gastritis pada Siswa/I SMP Dharma Putra Nusantara 86 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Latar Belakang: Gastritis merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering dialami oleh remaja, terutama akibat pola makan yang tidak teratur dan kurangnya pengetahuan mengenai kebiasaan makan sehat. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i SMP Dharma Putra Nusantara 86, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan pola makan yang rendah dan mayoritas pernah mengalami keluhan gastritis. Analisis bivariat dilakukan dengan p= 0,022 (<0,05). Kesimpulan: pengetahuan pola makan berperan penting dalam menurunkan risiko kejadian gastritis pada remaja, sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang berkelanjutanHubungan Antara Pengetahuan Pola Makan terhadap Kejadian Gastritis pada Siswa/I SMP Dharma Putra Nusantara 86 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Latar Belakang: Gastritis merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering dialami oleh remaja, terutama akibat pola makan yang tidak teratur dan kurangnya pengetahuan mengenai kebiasaan makan sehat. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i SMP Dharma Putra Nusantara 86, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan pola makan yang rendah dan mayoritas pernah mengalami keluhan gastritis. Analisis bivariat dilakukan dengan p= 0,022 (<0,05). Kesimpulan: pengetahuan pola makan berperan penting dalam menurunkan risiko kejadian gastritis pada remaja, sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang berkelanjutanHubungan Antara Pengetahuan Pola Makan terhadap Kejadian Gastritis pada Siswa/I SMP Dharma Putra Nusantara 86 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Latar Belakang: Gastritis merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering dialami oleh remaja, terutama akibat pola makan yang tidak teratur dan kurangnya pengetahuan mengenai kebiasaan makan sehat. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i SMP Dharma Putra Nusantara 86, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan pola makan yang rendah dan mayoritas pernah mengalami keluhan gastritis. Analisis bivariat dilakukan dengan p= 0,022 (<0,05). Kesimpulan: pengetahuan pola makan berperan penting dalam menurunkan risiko kejadian gastritis pada remaja, sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang berkelanjutanHubungan Antara Pengetahuan Pola Makan terhadap Kejadian Gastritis pada Siswa/I SMP Dharma Putra Nusantara 86 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Latar Belakang: Gastritis merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering dialami oleh remaja, terutama akibat pola makan yang tidak teratur dan kurangnya pengetahuan mengenai kebiasaan makan sehat. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i SMP Dharma Putra Nusantara 86, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan pola makan yang rendah dan mayoritas pernah mengalami keluhan gastritis. Analisis bivariat dilakukan dengan p= 0,022 (<0,05). Kesimpulan: pengetahuan pola makan berperan penting dalam menurunkan risiko kejadian gastritis pada remaja, sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang berkelanjutanHubungan Antara Pengetahuan Pola Makan terhadap Kejadian Gastritis pada Siswa/I SMP Dharma Putra Nusantara 86 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Latar Belakang: Gastritis merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering dialami oleh remaja, terutama akibat pola makan yang tidak teratur dan kurangnya pengetahuan mengenai kebiasaan makan sehat. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i SMP Dharma Putra Nusantara 86, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan pola makan yang rendah dan mayoritas pernah mengalami keluhan gastritis. Analisis bivariat dilakukan dengan p= 0,022 (<0,05). Kesimpulan: pengetahuan pola makan berperan penting dalam menurunkan risiko kejadian gastritis pada remaja, sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang berkelanjutanHubungan Antara Pengetahuan Pola Makan terhadap Kejadian Gastritis pada Siswa/I SMP Dharma Putra Nusantara 86 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Latar Belakang: Gastritis merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering dialami oleh remaja, terutama akibat pola makan yang tidak teratur dan kurangnya pengetahuan mengenai kebiasaan makan sehat. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i SMP Dharma Putra Nusantara 86, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan pola makan yang rendah dan mayoritas pernah mengalami keluhan gastritis. Analisis bivariat dilakukan dengan p= 0,022 (<0,05). Kesimpulan: pengetahuan pola makan berperan penting dalam menurunkan risiko kejadian gastritis pada remaja, sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang berkelanjutanHubungan Antara Pengetahuan Pola Makan terhadap Kejadian Gastritis pada Siswa/I SMP Dharma Putra Nusantara 86 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Latar Belakang: Gastritis merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering dialami oleh remaja, terutama akibat pola makan yang tidak teratur dan kurangnya pengetahuan mengenai kebiasaan makan sehat. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i SMP Dharma Putra Nusantara 86, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan pola makan yang rendah dan mayoritas pernah mengalami keluhan gastritis. Analisis bivariat dilakukan dengan p= 0,022 (<0,05). Kesimpulan: pengetahuan pola makan berperan penting dalam menurunkan risiko kejadian gastritis pada remaja, sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang berkelanjutanHubungan Antara Pengetahuan Pola Makan terhadap Kejadian Gastritis pada Siswa/I SMP Dharma Putra Nusantara 86 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Latar Belakang: Gastritis merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering dialami oleh remaja, terutama akibat pola makan yang tidak teratur dan kurangnya pengetahuan mengenai kebiasaan makan sehat. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i SMP Dharma Putra Nusantara 86, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan pola makan yang rendah dan mayoritas pernah mengalami keluhan gastritis. Analisis bivariat dilakukan dengan p= 0,022 (<0,05). Kesimpulan: pengetahuan pola makan berperan penting dalam menurunkan risiko kejadian gastritis pada remaja, sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang berkelanjutanHubungan Antara Pengetahuan Pola Makan terhadap Kejadian Gastritis pada Siswa/I SMP Dharma Putra Nusantara 86 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Latar Belakang: Gastritis merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering dialami oleh remaja, terutama akibat pola makan yang tidak teratur dan kurangnya pengetahuan mengenai kebiasaan makan sehat. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i SMP Dharma Putra Nusantara 86, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan pola makan yang rendah dan mayoritas pernah mengalami keluhan gastritis. Analisis bivariat dilakukan dengan p= 0,022 (<0,05). Kesimpulan: pengetahuan pola makan berperan penting dalam menurunkan risiko kejadian gastritis pada remaja, sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang berkelanjutanHubungan Antara Pengetahuan Pola Makan terhadap Kejadian Gastritis pada Siswa/I SMP Dharma Putra Nusantara 86 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Latar Belakang: Gastritis merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering dialami oleh remaja, terutama akibat pola makan yang tidak teratur dan kurangnya pengetahuan mengenai kebiasaan makan sehat. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i SMP Dharma Putra Nusantara 86, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan pola makan yang rendah dan mayoritas pernah mengalami keluhan gastritis. Analisis bivariat dilakukan dengan p= 0,022 (<0,05). Kesimpulan: pengetahuan pola makan berperan penting dalam menurunkan risiko kejadian gastritis pada remaja, sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang berkelanjutanHubungan Antara Pengetahuan Pola Makan terhadap Kejadian Gastritis pada Siswa/I SMP Dharma Putra Nusantara 86 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Latar Belakang: Gastritis merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering dialami oleh remaja, terutama akibat pola makan yang tidak teratur dan kurangnya pengetahuan mengenai kebiasaan makan sehat. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i SMP Dharma Putra Nusantara 86, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan pola makan yang rendah dan mayoritas pernah mengalami keluhan gastritis. Analisis bivariat dilakukan dengan p= 0,022 (<0,05). Kesimpulan: pengetahuan pola makan berperan penting dalam menurunkan risiko kejadian gastritis pada remaja, sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang berkelanjutanHubungan Antara Pengetahuan Pola Makan terhadap Kejadian Gastritis pada Siswa/I SMP Dharma Putra Nusantara 86 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Latar Belakang: Gastritis merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering dialami oleh remaja, terutama akibat pola makan yang tidak teratur dan kurangnya pengetahuan mengenai kebiasaan makan sehat. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i SMP Dharma Putra Nusantara 86, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan pola makan yang rendah dan mayoritas pernah mengalami keluhan gastritis. Analisis bivariat dilakukan dengan p= 0,022 (<0,05). Kesimpulan: pengetahuan pola makan berperan penting dalam menurunkan risiko kejadian gastritis pada remaja, sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang berkelanjutanHubungan Antara Pengetahuan Pola Makan terhadap Kejadian Gastritis pada Siswa/I SMP Dharma Putra Nusantara 86 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Latar Belakang: Gastritis merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering dialami oleh remaja, terutama akibat pola makan yang tidak teratur dan kurangnya pengetahuan mengenai kebiasaan makan sehat. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i SMP Dharma Putra Nusantara 86, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan pola makan yang rendah dan mayoritas pernah mengalami keluhan gastritis. Analisis bivariat dilakukan dengan p= 0,022 (<0,05). Kesimpulan: pengetahuan pola makan berperan penting dalam menurunkan risiko kejadian gastritis pada remaja, sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang berkelanjutanHubungan Antara Pengetahuan Pola Makan terhadap Kejadian Gastritis pada Siswa/I SMP Dharma Putra Nusantara 86 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Latar Belakang: Gastritis merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering dialami oleh remaja, terutama akibat pola makan yang tidak teratur dan kurangnya pengetahuan mengenai kebiasaan makan sehat. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i SMP Dharma Putra Nusantara 86, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan pola makan yang rendah dan mayoritas pernah mengalami keluhan gastritis. Analisis bivariat dilakukan dengan p= 0,022 (<0,05). Kesimpulan: pengetahuan pola makan berperan penting dalam menurunkan risiko kejadian gastritis pada remaja, sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang berkelanjutanHubungan Antara Pengetahuan Pola Makan terhadap Kejadian Gastritis pada Siswa/I SMP Dharma Putra Nusantara 86 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Latar Belakang: Gastritis merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering dialami oleh remaja, terutama akibat pola makan yang tidak teratur dan kurangnya pengetahuan mengenai kebiasaan makan sehat. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i SMP Dharma Putra Nusantara 86, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan pola makan yang rendah dan mayoritas pernah mengalami keluhan gastritis. Analisis bivariat dilakukan dengan p= 0,022 (<0,05). Kesimpulan: pengetahuan pola makan berperan penting dalam menurunkan risiko kejadian gastritis pada remaja, sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang berkelanjutanHubungan Antara Pengetahuan Pola Makan terhadap Kejadian Gastritis pada Siswa/I SMP Dharma Putra Nusantara 86 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Latar Belakang: Gastritis merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering dialami oleh remaja, terutama akibat pola makan yang tidak teratur dan kurangnya pengetahuan mengenai kebiasaan makan sehat. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i SMP Dharma Putra Nusantara 86, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan pola makan yang rendah dan mayoritas pernah mengalami keluhan gastritis. Analisis bivariat dilakukan dengan p= 0,022 (<0,05). Kesimpulan: pengetahuan pola makan berperan penting dalam menurunkan risiko kejadian gastritis pada remaja, sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang berkelanjutanHubungan Antara Pengetahuan Pola Makan terhadap Kejadian Gastritis pada Siswa/I SMP Dharma Putra Nusantara 86 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Latar Belakang: Gastritis merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering dialami oleh remaja, terutama akibat pola makan yang tidak teratur dan kurangnya pengetahuan mengenai kebiasaan makan sehat. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i SMP Dharma Putra Nusantara 86, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan pola makan yang rendah dan mayoritas pernah mengalami keluhan gastritis. Analisis bivariat dilakukan dengan p= 0,022 (<0,05). Kesimpulan: pengetahuan pola makan berperan penting dalam menurunkan risiko kejadian gastritis pada remaja, sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang berkelanjutanHubungan Antara Pengetahuan Pola Makan terhadap Kejadian Gastritis pada Siswa/I SMP Dharma Putra Nusantara 86 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Latar Belakang: Gastritis merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering dialami oleh remaja, terutama akibat pola makan yang tidak teratur dan kurangnya pengetahuan mengenai kebiasaan makan sehat. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i SMP Dharma Putra Nusantara 86, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan pola makan yang rendah dan mayoritas pernah mengalami keluhan gastritis. Analisis bivariat dilakukan dengan p= 0,022 (<0,05). Kesimpulan: pengetahuan pola makan berperan penting dalam menurunkan risiko kejadian gastritis pada remaja, sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang berkelanjutanHubungan Antara Pengetahuan Pola Makan terhadap Kejadian Gastritis pada Siswa/I SMP Dharma Putra Nusantara 86 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Latar Belakang: Gastritis merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering dialami oleh remaja, terutama akibat pola makan yang tidak teratur dan kurangnya pengetahuan mengenai kebiasaan makan sehat. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i SMP Dharma Putra Nusantara 86, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan pola makan yang rendah dan mayoritas pernah mengalami keluhan gastritis. Analisis bivariat dilakukan dengan p= 0,022 (<0,05). Kesimpulan: pengetahuan pola makan berperan penting dalam menurunkan risiko kejadian gastritis pada remaja, sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang berkelanjutanHubungan Antara Pengetahuan Pola Makan terhadap Kejadian Gastritis pada Siswa/I SMP Dharma Putra Nusantara 86 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Latar Belakang: Gastritis merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering dialami oleh remaja, terutama akibat pola makan yang tidak teratur dan kurangnya pengetahuan mengenai kebiasaan makan sehat. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i SMP Dharma Putra Nusantara 86, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan pola makan yang rendah dan mayoritas pernah mengalami keluhan gastritis. Analisis bivariat dilakukan dengan p= 0,022 (<0,05). Kesimpulan: pengetahuan pola makan berperan penting dalam menurunkan risiko kejadian gastritis pada remaja, sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang berkelanjutanHubungan Antara Pengetahuan Pola Makan terhadap Kejadian Gastritis pada Siswa/I SMP Dharma Putra Nusantara 86 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Latar Belakang: Gastritis merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering dialami oleh remaja, terutama akibat pola makan yang tidak teratur dan kurangnya pengetahuan mengenai kebiasaan makan sehat. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i SMP Dharma Putra Nusantara 86, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan pola makan yang rendah dan mayoritas pernah mengalami keluhan gastritis. Analisis bivariat dilakukan dengan p= 0,022 (<0,05). Kesimpulan: pengetahuan pola makan berperan penting dalam menurunkan risiko kejadian gastritis pada remaja, sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang berkelanjutanHubungan Antara Pengetahuan Pola Makan terhadap Kejadian Gastritis pada Siswa/I SMP Dharma Putra Nusantara 86 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Latar Belakang: Gastritis merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering dialami oleh remaja, terutama akibat pola makan yang tidak teratur dan kurangnya pengetahuan mengenai kebiasaan makan sehat. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i SMP Dharma Putra Nusantara 86, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan pola makan yang rendah dan mayoritas pernah mengalami keluhan gastritis. Analisis bivariat dilakukan dengan p= 0,022 (<0,05). Kesimpulan: pengetahuan pola makan berperan penting dalam menurunkan risiko kejadian gastritis pada remaja, sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang berkelanjutanHubungan Antara Pengetahuan Pola Makan terhadap Kejadian Gastritis pada Siswa/I SMP Dharma Putra Nusantara 86 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Latar Belakang: Gastritis merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering dialami oleh remaja, terutama akibat pola makan yang tidak teratur dan kurangnya pengetahuan mengenai kebiasaan makan sehat. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i SMP Dharma Putra Nusantara 86, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan pola makan yang rendah dan mayoritas pernah mengalami keluhan gastritis. Analisis bivariat dilakukan dengan p= 0,022 (<0,05). Kesimpulan: pengetahuan pola makan berperan penting dalam menurunkan risiko kejadian gastritis pada remaja, sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang berkelanjutanHubungan Antara Pengetahuan Pola Makan terhadap Kejadian Gastritis pada Siswa/I SMP Dharma Putra Nusantara 86 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Latar Belakang: Gastritis merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering dialami oleh remaja, terutama akibat pola makan yang tidak teratur dan kurangnya pengetahuan mengenai kebiasaan makan sehat. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i SMP Dharma Putra Nusantara 86, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan pola makan yang rendah dan mayoritas pernah mengalami keluhan gastritis. Analisis bivariat dilakukan dengan p= 0,022 (<0,05). Kesimpulan: pengetahuan pola makan berperan penting dalam menurunkan risiko kejadian gastritis pada remaja, sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang berkelanjutanHubungan Antara Pengetahuan Pola Makan terhadap Kejadian Gastritis pada Siswa/I SMP Dharma Putra Nusantara 86 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Latar Belakang: Gastritis merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering dialami oleh remaja, terutama akibat pola makan yang tidak teratur dan kurangnya pengetahuan mengenai kebiasaan makan sehat. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i SMP Dharma Putra Nusantara 86, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan pola makan yang rendah dan mayoritas pernah mengalami keluhan gastritis. Analisis bivariat dilakukan dengan p= 0,022 (<0,05). Kesimpulan: pengetahuan pola makan berperan penting dalam menurunkan risiko kejadian gastritis pada remaja, sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang berkelanjutanHubungan Antara Pengetahuan Pola Makan terhadap Kejadian Gastritis pada Siswa/I SMP Dharma Putra Nusantara 86 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Latar Belakang: Gastritis merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering dialami oleh remaja, terutama akibat pola makan yang tidak teratur dan kurangnya pengetahuan mengenai kebiasaan makan sehat. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i SMP Dharma Putra Nusantara 86, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan pola makan yang rendah dan mayoritas pernah mengalami keluhan gastritis. Analisis bivariat dilakukan dengan p= 0,022 (<0,05). Kesimpulan: pengetahuan pola makan berperan penting dalam menurunkan risiko kejadian gastritis pada remaja, sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang berkelanjutan

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: S-7941-FK
Uncontrolled Keywords: Pengetahuan Pola Makan, Gastritis, Remaja
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
H Social Sciences > H Social Sciences (General)
R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RJ Pediatrics
Depositing User: Mr. Administrator System Admin
Date Deposited: 11 Aug 2026 08:32
Last Modified: 11 Aug 2026 08:32
URI: http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15520

Actions (login required)

View Item View Item