Asmenta, Rifa Hamidah (2024) HUBUNGAN ANTARA SIKAP IMPLISIT DAN SIKAP EKSPLISIT MAHASISWA PSIKOLOGI DAN KEDOKTERAN TERHADAP ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA SERTA TINJAUANNYA DALAM ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
01. COVER.pdf Download (18kB) |
|
|
Text
04. LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (69kB) |
|
|
Text
02. LEMBAR PERNYATAAN.pdf Download (50kB) |
|
|
Text
09. ABSTRAK-ABSTRACT.pdf Download (157kB) |
|
|
Text
13. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (75kB) |
|
|
Text
19. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (207kB) |
|
|
Text
14. BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (99kB) |
|
|
Text
15. BAB III METODE PENELITIAN.pdf Restricted to Registered users only Download (439kB) |
|
|
Text
16. BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Registered users only Download (121kB) |
|
|
Text
17. BAB V HUBUNGAN ANTARA SIKAP IMPLISIT DAN SIKAP EKSPLISIT MAHASISWA PSIKOLOGI DAN KEDOKTERAN T.pdf Restricted to Registered users only Download (573kB) |
|
|
Text
18. BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN.pdf Restricted to Registered users only Download (19kB) |
|
|
Text
20. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (443kB) |
Abstract
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sikap terhadap orang dengan gangguan jiwa dapat mempengaruhi kualitas layanan kesehatan yang diberikan. Dalam upaya meningkatkan profesionalisme tenaga kesehatan, penting untuk mengidentifikasi kecenderungan bias implisit terhadap orang dengan gangguan jiwa bahkan sejak masih dalam tahap pendidikan. Oleh karena itu, penelitian ini dijalankan dengan tujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara sikap implisit dan sikap eksplisit mahasiswa psikologi dan kedokteran terhadap orang dengan gangguan jiwa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif non-eksperimental dengan teknik accidental sampling. Sikap implisit diukur dengan Implicit Association Test (rsb= 0.772) dan untuk sikap eksplisit menggunakan Explicit Attitude Measurement (α= 0.757). Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa dari 50 orang partisipan dengan kriteria mahasiswa aktif psikologi dan kedokteran, didapatkan nilai korelasi antara skor d dengan eksplisit (r= -0.008 dan p= 0.954), yang artinya tidak terdapat hubungan antara sikap implisit dan sikap eksplisit mahasiswa psikologi dan kedokteran terhadap orang dengan gangguan jiwa. Selain itu, data deskriptif menunjukkan bahwa partisipan cenderung memiliki sikap implisit yang sedikit negatif (M= 0.195 SD= 0.432), dan sikap eksplisit yang positif (M= 28.800 SD= 6.207). Implikasi dari penelitian ini, dapat digunakan sebagai masukan untuk pengembangan program pendidikan di fakultas psikologi dan kedokteran, khususnya dalam hal perspektif dan sikap mahasiswa terhadap orang dengan gangguan jiwa. Dalam tinjauan Islam, sikap implisit yang muncul dari akhlak baik memiliki hubungan positif dengan orang dengan gangguan jiwa, sedangkan sikap eksplisit yang dilakukan dengan niat selain mencari ridha Allah memiliki hubungan negatif dengan orang dengan gangguan jiwa
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-499-PSI |
| Uncontrolled Keywords: | Gangguan Jiwa; Mahasiswa Kedokteran; Mahasiswa Psikologi; Sikap Implisit; Sikap Eksplisit. |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology H Social Sciences > H Social Sciences (General) R Medicine > R Medicine (General) |
| Depositing User: | Rifa Asmenta |
| Date Deposited: | 07 Jul 2026 02:41 |
| Last Modified: | 07 Jul 2026 02:51 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/14576 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
