Search for collections on Universitas YARSI Repository

EFEKTIVITAS SENAM TERSTRUKTUR DALAM MONITORING HBA1C SERTA PENGARUHNYA TERHADAP INDEKS MASSA TUBUH, LEMAK TUBUH, DAN MASSA OTOT PADA PENDERITA DM TIPE 2 ANGGOTA PERSADIA RS.ISLAM JAKARTA PONDOK KOPI DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM

Nisa, Amelia Sofahatun (2020) EFEKTIVITAS SENAM TERSTRUKTUR DALAM MONITORING HBA1C SERTA PENGARUHNYA TERHADAP INDEKS MASSA TUBUH, LEMAK TUBUH, DAN MASSA OTOT PADA PENDERITA DM TIPE 2 ANGGOTA PERSADIA RS.ISLAM JAKARTA PONDOK KOPI DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.

[img] Text
01. COVER.pdf

Download (190kB)
[img] Text
02. HALAMAN PENGESAHAN.docx.pdf

Download (113kB)
[img] Text
05. ABSTRAK DAN KATA KUNCI.pdf

Download (109kB)
[img] Text
08. BAB I.pdf

Download (91kB)
[img] Text
14. DAFTAR PUSAKA.pdf

Download (94kB)
[img] Text
09. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (295kB)
[img] Text
10. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (125kB)
[img] Text
11. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (236kB)
[img] Text
12. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (528kB)
[img] Text
13. BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (71kB)
[img] Text
15. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (575kB)

Abstract

Latar Belakang : Diabetes melitus (DM) merupakan kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan kadar glukosa darah penderita DM adalah dengan pencapaian status gizi yang baik. Salah satu komponen penilaian status gizi individu adalah pengukuran antropometri berupa indeks massa tubuh, lemak tubuh, dan massa otot. Bioelectric impedance analysis (BIA) adalah metode yang valid untuk estimasi komposisi tubuh yaitu massa bebas lemak dan persen lemak tubuh. Pengukuran BIA menggunakan berat badan, tinggi badan, umur dan jenis kelamin sebagai parameter. Penggunaan BIA ini mudah, murah dan diproduksi secara massal. Pemeriksaan HbA1c sangat berguna untuk memantau ketidakdisiplinan pasien dalam menjalani terapi/diet dan merupakan indikator derajat kontrol diabetes melitus jangka panjang karena sifat HbA1c yang relatif stabil sepanjang umur eritrosit dan tidak dipengaruhi oleh faktor yang mempengaruhi metabolisme seperti diet, olahraga dan waktu pengambilan. Perkumpulan Endokrin Indonesia (PERKENI) tahun 2015, terdapat penatalaksaan khusus diabetes melitus yaitu latihan jasmani secara teratur, merupakan salah satu pilar dalam pengelolaan DM tipe 2. Metode : Penelitian ini menggunakan teknik non probability sampling dengan metode penelitian jenis one group pretest posttest design. Sampel pada penelitian ini berjumlah 13 pasien DM tipe 2 anggota Persadia RS Islam Jakarta Pondok Kopi. Data primer dikumpulkan dengan menggunakan pengambilan serum darah dan kuisioner sebelum dan sesudah intervensi senam selama 3 bulan. Hasil : Hasil dari penelitian ini didapatkan penurunan kadar HbA1c, peningkatan jumlah rerata IMT, penurunan jumlah rerata lemak tubuh dan massa otot yang tidak terlalu signifikan terhadap status gizi responden sebelum dan setelah dilakukan senam terstruktur. Kesimpulan : Tidak terdapat perbedaan nilai signifikan terhadap status gizi responden sebelum dan setelah dilakukan senam terstruktur.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: S-6690-FK
Uncontrolled Keywords: Diabetes Melitus tipe 2, Senam Terstruktur, Status Gizi, HbA1c
Subjects: L Education > L Education (General)
R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Depositing User: Unnamed user with email admin@yarsi.ac.id
Date Deposited: 29 Sep 2022 04:08
Last Modified: 29 Sep 2022 04:08
URI: http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/9899

Actions (login required)

View Item View Item