Search for collections on Universitas YARSI Repository

PERBANDINGAN POLA SIDIK BIBIR DAN POLA SIDIK JARI ANTARA PENDERITA TUNA WICARA DI PANTI SOSIAL JAKARTA DENGAN PESERTA KURSUS BAHASA DI LEMBAGA BAHASA JAKARTA DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM

Ramadhan, Ramadhan (2018) PERBANDINGAN POLA SIDIK BIBIR DAN POLA SIDIK JARI ANTARA PENDERITA TUNA WICARA DI PANTI SOSIAL JAKARTA DENGAN PESERTA KURSUS BAHASA DI LEMBAGA BAHASA JAKARTA DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.

[img] Text
01. COVER.pdf

Download (183kB)
[img] Text
halaman pengesahan- Ramadhan 1102015186.pdf

Download (341kB)
[img] Text
04. ABSTRAK & ABSTRACT.pdf

Download (455kB)
[img] Text
10. BAB I.pdf

Download (297kB)
[img] Text
15. DASTAR PUSTAKA.pdf

Download (297kB)
[img] Text
11. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
12. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (302kB)
[img] Text
13. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (736kB)
[img] Text
14. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (247kB)
[img] Text
16. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Cheiloscopy dan dermatogliphy merupakan sarana identifikasi yang dapat digunakan sebagai alat untuk mengidentifikasi pada kasus-kasus forensik maupun masalah non forensik. Pada kasus forensik dapat digunakan untuk mengidentifikasi korban maupun benda-benda yang memiliki cetakan bibir atau cetakan jari dari korban ataupun tersangka pada kasus pembunuhan. Pada masalah non forensik dapat digunakan untuk mengidentifikasi jenis kelamin, etnik, dan kelainan genetik. Dalam pandangan Islam juga disebutkan adanya hubungan genetik dalam penciptaan manusia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pola sidik bibir dan pola sidik jari peserta kursus bahasa di OPTIMA Language YARSI dengan penderita tuna wicara di Panti Sosial Bina Rungu Wicara “Melati” Jakarta. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif analitik dan cross sectional. Pemilihan sampel menggunakan simple random sampling dengan memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Uji analisa statistik Chi-square perbandingan antara peserta kursus bahasa dengan penderita tuna wicara pada pola sidik bibir menunjukkan niai p = 0.000010 dan pada pola sidik jari menunjukkan nilai p = 0.001672. Kesimpulan: Perbedaan pola sidik bibir dan pola sidik jari antara peserta kursus bahasa dengan penderita tuna wicara signifikan secara statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan pengaruh genetik dengan pola sidik bibir dan pola sidik jari. Hal tersebut merupakan tanda kekuasaan Allah dan bukti dari ke-Esaan Allah. Saran: Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan jumlah sampel yang lebih besar dan pada berbagai kelainan lainnya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: S-6550-FK
Uncontrolled Keywords: cheiloscopy, dermatogliphy, pola sidik bibir, pola sidik jari, genetik
Subjects: L Education > L Education (General)
R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Depositing User: Unnamed user with email admin@yarsi.ac.id
Date Deposited: 21 Sep 2022 06:39
Last Modified: 21 Sep 2022 06:39
URI: http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/9835

Actions (login required)

View Item View Item