Search for collections on Universitas YARSI Repository

HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN IBU DENGAN VAKSINASI CAMPAK RUBELLA (MEASLES RUBELLA/MR) PADA ANAK DI KELURAHAN CIKINI KECAMATAN MENTENG JAKARTA PUSAT TAHUN 2018 DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM

NADHIFAH, QATRUNNADA (2018) HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN IBU DENGAN VAKSINASI CAMPAK RUBELLA (MEASLES RUBELLA/MR) PADA ANAK DI KELURAHAN CIKINI KECAMATAN MENTENG JAKARTA PUSAT TAHUN 2018 DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.

[img]
Preview
Text
1. COVER SKRIPSI pdf.pdf

Download (19kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Halaman pengesahan-qutron.pdf

Download (349kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. SURAT PERNYATAAN.pdf

Download (313kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. ABSTRAK INDO DAN INGG.pdf

Download (169kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. BAB 1.pdf

Download (172kB) | Preview
[img] Text
8. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (317kB)
[img] Text
9. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (216kB)
[img] Text
10. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (285kB)
[img] Text
11. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (375kB)
[img] Text
12. BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (160kB)
[img]
Preview
Text
13. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (180kB) | Preview

Abstract

Latar Belakang: Kematian akibat penyakit campak pada tahun 2014 adalah sebanyak 115.000 pertahun dan data surveilans terakhir tentang rubella menunjukan 70% kasus rubella terjadi pada kelompok usia <15tahun. Untuk mengatasi masalah tersebut maka pemerintah mengadakan imunisasi massal Campak dan Rubella (Measles-Rubella/MR) tahap pertama dan tahap kedua (2017-2018). Pemberian imunisasi membutuhkan keterlibatan masyarakat terutama peran ibu/orang tua dalam keberhasilan program imunisasi. Menurut fatwa MUI nomor 4 tahun 2016, imunisasi pada dasarnya dibolehkan (mubah) sebagai bentuk ikhtiar untuk mewujudkan kekebalan tubuh (imunitas) dan mencegah terjadinya suatu penyakit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu dengan vaksinasi MR pada anak di Kelurahan Cikini Kecamatan Menteng Jakarta Pusat Tahun 2018 dan mengetahui pandangan Islam terkait hukum vaksinasi MR serta fungsi ibu, pendidikan dan pengetahuan menurut pandangan Islam. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan studi deskriptif analitik dengan desain cross-sectional. Subjek penelitian ini adalah ibu yang tinggal di Kelurahan Cikini, memiliki anak usia 9 bulan sampai 14 tahun 11 bulan 29 hari (yang sudah vaksinasi MR maupun yang belum vaksinasi MR), menyetujui informed consent, dan dapat berkomunikasi dengan baik. Pengambilan data dilakukan dengan pengisian kuisioner. Analisis data dilakukan dengan uji statistik Korelasi Spearman. Hasil dan Diskusi: Hasil penelitian ini menunjukkan dari 170 responden terdapat 147 responden (87%) yang telah melakukan vaksinasi MR untuk anaknya, sedangkan responden yang belum melakukan vaksinasi MR adalah sebanyak 23 responden (13%). Hubungan tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu dengan vaksinasi MR menghasilkan nilai signifikasi berturu-turut 0,082 dan 0,964. Hal ini menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu dengan vaksinasi MR. Alasan yang menyebabkan penelitian ini tidak berhubungan yaitu ibu-ibu dengan pendidikan menengah dan pendidikan tinggi yang menjadi responden dalam penelitian ini cenderung bekerja, dan yang mengurus keperluan anaknya dalam hal vaksinasi adalah neneknya. Selain itu, pemerintah juga telah mengeluarkan kebijakan tentang vaksinasi MR yaitu wajibnya melakukan vaksinasi MR untuk anak dan diberikan secara gratis, sehingga ibu-ibu dari pendidikan rendah sampai pendidikan tinggi membawa anaknya untuk di vaksin. Pada responden yang tidak membawa anaknya untuk vaksin MR mungkin disebabkan adanya isu yang berkembang belakangan ini mengenai ketidakhalalan vaksin MR sehingga meyebabkan ibu-ibu yang mengetahui informasi tersebut merasa ragu untuk membawa anaknya ke tempat vaksinasi MR. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu tidak mempengaruhi dilakukannya imunisasi MR, Islam membolehkan vaksinasi MR dengan hukumnya dibolehkan (mubah) karena ada kondisi keterpaksaan (dlarurat syar'iyyah) dalam pemberian vaksinasi MR.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: S-6608-FK
Uncontrolled Keywords: vaksinasi MR, campak dan rubella, tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
R Medicine > RJ Pediatrics
R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Depositing User: Unnamed user with email admin@yarsi.ac.id
Date Deposited: 14 Sep 2022 04:38
Last Modified: 14 Sep 2022 04:38
URI: http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/9790

Actions (login required)

View Item View Item