KUMALA, AUDREY (2019) GAMBARAN FUNGSI KOGNITIF PADA PASIEN EPILEPSI DI POLIKLINIK SYARAF RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA BEKASI DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
01. COVER.pdf Download (66kB) | Preview |
|
|
Text
halaman pengesahan-audrey kumala 1102016035.pdf Download (334kB) | Preview |
|
|
Text
03. SURAT PERNYATAAN.pdf Download (350kB) | Preview |
|
|
Text
05. ABSTRAK DAN KATA KUNCI.pdf Download (121kB) | Preview |
|
|
Text
08. BAB I.pdf Download (137kB) | Preview |
|
|
Text
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (142kB) | Preview |
|
Text
09. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (182kB) |
||
Text
10. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (127kB) |
||
Text
11. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (127kB) |
||
Text
12. BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (169kB) |
||
Text
13. BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (106kB) |
Abstract
Latar Belakang : Epilepsi adalah gangguan kronis pada otak yang dapat terjadi pada orang di seluruh dunia. Hal ini ditandai dengan kejang berulang, yang merupakan episode singkat dengan gerakan tak sadar yang mungkin melibatkan satu bagian tubuh (parsial) atau seluruh tubuh (menyeluruh), dan kadang-kadang disertai dengan hilangnya kesadaran dan kontrol fungsi usus atau kandung kemih. Epilepsi merupakan salah satu penyebab terbanyak morbiditas di bidang syaraf anak, yang menimbulkan berbagai permasalahan antara lain kesulitan belajar, gangguan tumbuh-kembang, dan menentukan kualitas hidup anak. Pasien dengan epilepsi sering dijumpai kelainan berupa gangguan kognitif. Metode: Penelitian bersifat deskriptif dengan desain penelitian cross sectional yang dimaksudkan untuk melihat gambaran fungsi kognitif pada pasien epilepsi. Data diambil menggunakan kuisioner MOCA-INA. Penetapan besar sampel menggunakan teknik total sampling dan penetapan sampel menggunakan teknik consecutive sampling. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan jumlah data terkumpul sebanyak 33 pasien namun yang memenuhi kriteria inklusi penelitian sebanyak 30 pasien. Dari data yang terkumpul terdapat 15 pasien (50%) perempuan dan 15 pasien (50%). Pasien terbanyak berada pada golongan usia 17-25 tahun sebanyak 13 pasien (43.33%). Riwayat penyakit pada pasien terbanyak adalah trauma kepala sebanyak 11 pasien (36.67%). Semua pasien menunjukkan hasil gangguan fungsi kognitif. Kesimpulan: Fungsi kognitif pada pasien epilepsi di RSUD Kota Bekasi menurun pada semua usia, jenis kelamin, dan riwayat penyakit. Penilaian paling menurun pada komponen delayed recall. Manusia dibekali dua potensi kognitif sejak lahir yaitu IQ dan tauhid. Kedua hal itu dapat berubah seiring dengan bertambahnya pendidikan dan pengalaman.
Item Type: | Thesis (Diploma) |
---|---|
Additional Information: | S-6571-FK |
Uncontrolled Keywords: | Epilepsi, Fungsi Kognitif |
Subjects: | L Education > L Education (General) R Medicine > RC Internal medicine R Medicine > RC Internal medicine > RC0321 Neuroscience. Biological psychiatry. Neuropsychiatry |
Depositing User: | Unnamed user with email admin@yarsi.ac.id |
Date Deposited: | 07 Sep 2022 07:16 |
Last Modified: | 13 Sep 2022 01:26 |
URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/9745 |
Actions (login required)
View Item |