Search for collections on Universitas YARSI Repository

PENILAIAN DEGENERASI LEMAK DAN KERUSAKAN HEPATOSIT PADA AKTIVITAS HEPATOPROTEKTOR NANO PARTIKEL EKSTRAK KUNYIT (Curcuma longa L.) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN YANG DIINDUKSI CCl4 DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM

Hosen, Desha Akbar (2019) PENILAIAN DEGENERASI LEMAK DAN KERUSAKAN HEPATOSIT PADA AKTIVITAS HEPATOPROTEKTOR NANO PARTIKEL EKSTRAK KUNYIT (Curcuma longa L.) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN YANG DIINDUKSI CCl4 DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.

[img] Text
01. COVER.pdf

Download (40kB)
[img] Text (Halaman Pengesahan)
02. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf

Download (256kB)
[img] Text
04. ABSTRAK.pdf

Download (68kB)
[img] Text
07. BAB I.pdf

Download (139kB)
[img] Text
13. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (122kB)
[img] Text
08. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (368kB)
[img] Text
09. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (199kB)
[img] Text
10. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
11. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (281kB)
[img] Text
12. BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (12kB)

Abstract

Latar Belakang: Hati merupakan kelenjar terbesar di dalam tubuh yang berfungsi sebagai organ metabolik utama. Organ ini dapat mengalami kerusakan atau peradangan apabila terpapar zat hepatotoksik seperti karbon tetra klorida (CCl4) dan kerusakan yang ditimbulkan dapat berupa degenerasi lemak dan kerusakan sel hepatosit. Sel hepatosit merupakan sel parenkimal utama hati yang berfungsi untuk menjalankan fungsi hati yang apabila terjadi banyak kerusakan pada sel hepatosit akan menimbulkan gangguan fungsi hati. Hepatoprotektor diperlukan untuk melindungi hati dari zat hepatotoksik, salah satu tanaman yang mempunyai khasiat sebagai hepatoprotektor adalah kunyit yang diolah menjadi nano ekstrak kunyit. Allah Subhana Wa Ta’ala menciptakan segala macam tumbuhan di dunia ini dengan berbagai manfaat salah satunya ialah tumbuhan kunyit yang memiliki khasiat sebagai zat hepatoprotektif yang bermanfaat untuk melindungi hati dari zat-zat hepatotoksik. Namun karena bioavaibilitasnya yang rendah maka diperlukan penggunaan teknologi nano partikel ekstrak kunyit untuk mengoptimalisasi efektivitas dan bioavaibilitas dari tumbuhan kunyit. Metode: Penelitian ini menggunakan hewan coba berupa tikus putih jantan galur Spraque dawlay yang dibagi menjadi 8 kelompok perlakuan dan 3 ekor per kelompok. Pada penelitian ini dinilai degenerasi lemak dan jumlah sel hepatosit yang mengalami kerusakan oleh zat hepatotoksik CCl4. Hasil: Hasil uji histologis dari organ hati hewan coba setelah diberi hepatoprotektor, khususnya nanopartikel ekstrak Curcuma longa L. pada dosis 500 mg/Kg BB memperlihatkan adanya penurunan kerusakan yang ditimbulkan dari zat hepatotoksik yaitu CCl4 relatif lebih baik di banding kelompok lainnya. Kesimpulan: Tumbuhan kunyit yang merupakan tumbuhan ciptaan Allah SWT terbukti mampu menjadi hepatoprotektor dari senyawa toksik seperti karbon tetraklorida (CCl4).

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: S-6567-FK
Uncontrolled Keywords: Curcuma longa L., Karbon Tetraklorida (CCl4), Nanopartikel, Degenerasi Lemak, Hepatosit.
Subjects: Q Science > QK Botany
R Medicine > RC Internal medicine
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Depositing User: Unnamed user with email admin@yarsi.ac.id
Date Deposited: 07 Sep 2022 03:45
Last Modified: 12 Sep 2022 07:02
URI: http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/9741

Actions (login required)

View Item View Item