Search for collections on Universitas YARSI Repository

PERSEPSI ORANG TUA TERHADAP PENGGUNAAN SILVER DIAMINE FLUOR (SDF) SEBAGAI ALTERNATIF PERAWATAN KARIES PADA ANAK USIA 6-12 TAHUN DI KELURAHAN PEGANGSAAN DUA JAKARTA UTARA

Anisa, Noer (2022) PERSEPSI ORANG TUA TERHADAP PENGGUNAAN SILVER DIAMINE FLUOR (SDF) SEBAGAI ALTERNATIF PERAWATAN KARIES PADA ANAK USIA 6-12 TAHUN DI KELURAHAN PEGANGSAAN DUA JAKARTA UTARA. Diploma thesis, Universitas YARSI.

[img] Text
COVER.pdf

Download (37kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (76kB)
[img] Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (2MB)
[img] Text
02. HALAMAN PERNYATAN.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (317kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (236kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (643kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (257kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (434kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (72kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (670kB)

Abstract

Latar Belakang: Silver Diamine Fluor (SDF) adalah salah satu bahan yang sangat efektif untuk perawatan karies pada anak, tetapi penggunaan SDF di Indonesia masih belum optimal. Tujuan: Mengetahui persepsi orang tua terhadap penggunaan Silver Diamine Fluoride (SDF) sebagai alternatif perawatan karies pada anak usia 6-12 tahun di Kelurahan Pegangsaan Dua, Jakarta Utara serta tinjauannya dari sisi Islam. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan cross sectional study. Sampel penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak usia 6-12 tahun di kelurahan Pegangsaan Dua, Jakarta Utara. Penelitian ini menggunakan kuesioner dalam bentuk G-form yang terdiri dari 6 pertanyaan. Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa orang tua memilih penggunaan SDF sebesar 70.4% untuk gigi anterior dan 73.9% untuk gigi posterior pada anak yang kooperatif, 69.6% untuk gigi anterior dan 75.7% untuk gigi posterior pada anak yang tidak kooperatif, dan 73.9% untuk gigi anterior dan 76.5% untuk gigi posterior pada kondisi pandemi. Kesimpulan: Mayoritas orang tua memilih SDF sebagai alternatif perawatan gigi untuk menjaga kesehatan gigi anak sesuai dengan tujuan dari Maqashid asy-Syariah, Hifdz an-Nafs (menjaga jiwa) dan Hifdz al-Nasl (menjaga keturunan).

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: S-301-KG
Uncontrolled Keywords: Persepsi, orang tua, SDF, kooperatif, pandemi
Subjects: L Education > L Education (General)
R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services
R Medicine > RK Dentistry
Depositing User: Noer Anisa
Date Deposited: 14 Oct 2022 03:45
Last Modified: 14 Oct 2022 03:45
URI: http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/9722

Actions (login required)

View Item View Item