Cendana, Witrisyah Putri Pari (2017) PERAN ATYPICAL ANTIPSYCHOTIC DALAM MENURUNKAN PERILAKU AGRESIF PADA PASIEN SKIZOFRENIA DITINJAU DARI KEDOKTERAN DAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
Preview |
Text
01.COVER.pdf Download (15kB) | Preview |
Preview |
Text
lembar persetujuan.pdf Download (14kB) | Preview |
Preview |
Text
abstrak (1).pdf Download (61kB) | Preview |
Preview |
Text
03.BAB I.pdf Download (101kB) | Preview |
![]() |
Text
04.BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (443kB) |
![]() |
Text
05.BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (565kB) |
![]() |
Text
06.BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (89kB) |
![]() |
Text
07.BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (89kB) |
Preview |
Text
08.DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (154kB) | Preview |
Abstract
Skizofrenia merupakan gangguan psikiatri yang menunjukkan adanya perubahan pola pikir, persepsi, pikiran, dan perilaku suatu individu. World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa skizofrenia merupakan salah satu top ten medical disorder yang menyebabkan disability. Tujuan umum dan khusus dari penulisan skripsi ini adalah membahas peran atypical Antipsychotic dalam menurunkan perilaku agresif pada pasien skizofrenia ditinjau dari kedokteran dan Islam. Skizofrenia biasanya diawali dengan masa prodromal yang ditandai adanya penurunan fungsi personal. Kesulitan yang dialami meliputi masalah memori dan konsentrasi, pemisahan dari lingkungan sosial, perilaku yang tidak biasa dan tidak berkarakter, gangguan komunikasi, higien yang buruk, dan berkurangnya motivasi untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Gejala skizofrenia dapat berupa gejala positif dan gejala negatif. Gejala positif yang sering menjadi ketakutan tersendiri bagi masyarakat di sekitar individu skizofrenia adalah tindakan agresif pasien seperti tindakan kekerasan, bunuh diri, atau membunuh. Perilaku agresif terbagi dalam lima kelompok, yaitu impulsivity, affective instability, anxiety/hyperarousal, cognitive disorganization, predatory/planned aggression. Terapi farmakologi adalah salah satu terapi yang dapat digunakan untuk mengurangi perilaku agresif pada pasien skizofrenia. Terapi dengan atypical antipsychotic menunjukkan keefektifan yang lebih besar dan efek samping yang lebih sedikit dibandingkan antipsychotic konvensional. Pengobatan dalam Islam telah diatur sedemikian rupa sehingga sesuai dengan ajaran Islam. Salah satu prinsip dalam pengobatan dalam Islam selain harus bebas dari unsur yang diharamkan, pengobatan juga merupakan tindakan untuk mencegah timbulnya sesuatu yang lebih buruk lagi. Pengobatan penderita Skizofrenia dalam menurunkan perilaku agresif dengan pemberian atypical antipsychotic merupakan tindakan untuk mengobati penyakit tersebut. Allah menciptakan penyakit serta obatnya, bagi setiap umat Islam berkewajiban untuk berobat pada ahlinya serta memilih cara pengobatan yang lebih besar faedahnya, seperti pada pasien Skizofrenia untuk menurunkan perilaku agresif yang pengobatannya menggunakan atypical antipsychotic. Kata kunci : skizofrenia, perilaku agresif, atypical antipsychotic
Item Type: | Thesis (Diploma) |
---|---|
Additional Information: | S-6285-FK |
Subjects: | L Education > L Education (General) R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RC Internal medicine > RC0321 Neuroscience. Biological psychiatry. Neuropsychiatry |
Depositing User: | Unnamed user with email admin@yarsi.ac.id |
Date Deposited: | 09 Feb 2021 02:26 |
Last Modified: | 09 Apr 2021 06:02 |
URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/4580 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |