Italiana, Novi (2014) PENGGUNAAN PREMEDIKASI MIDAZOLAM UNTUK PENCEGAHAN TRAUMA PSIKOLOGIS PADA ANAK DITINJAU DARI KEDOKTERAN DAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
Preview |
Text
S 4689_COVER.pdf Download (204kB) | Preview |
Preview |
Text
S 4689_SURAT PERSETUJUAN.pdf Download (151kB) | Preview |
Preview |
Text
S 4689_ABSTRAK.pdf Download (568kB) | Preview |
Preview |
Text
S 4689_BAB 1.pdf Download (2MB) | Preview |
Preview |
Text
S 4689_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Trauma psikologis anak adalah jenis kerusakan jiwa yang terjadi akibat peristiwa traumatik. Trauma akan mengarah pada gangguan stres pasca trauma. Salah satu hal yang dapat menyebabkan trauma psikologis pada anak adalah pengalaman tidak mengenakan yang jarang terjadi, dan anak menjadi subyek peristiwa utama. Termasuk proses operasi dimana anak berada dalam keadaan yang sangat jarang terjadi, menjadi subyek utama, dan berada dalam posisi yang tertekan. Premedikasi pada anak sangat membantu untuk mengurangi trauma psikologis seperti kecemasan dan ketakutan akibat pemisahan sementara dari orang tua terutama ibu saat akan dilakukan tindakan operasi. Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui penggunaan premedikasi midazolam sebagai pencegahan rauma psikologis pada anak ditnjau dari kedokteran dan Islam. Kehadiran premedikasi midazolam pada saat ini menjadi alasan utama populernya penggunaan premedikasi pada anak. Midazolam adalah derivat benzodiazepin yang memiliki onset cepat, masa kerja singkat dan efek samping yang lebih sedikit. Dengan efek amnesia retrograde dan sedatif yang terbukti sebagai pencegahan trauma psikologis pada anak. Dengan mekanisme sebagai agonis benzodiazepin yang terikat dengan spesifisitas yang tinggi pada reseptor benzodiazepin, sehingga mempertinggi daya hambat neurotransmiter susunan saraf pusat di reseptor GABA sentral. Pengikatan ini akan menyebabkan pembukaan kanal klorida, memungkinkan masuknya ion ke dalam sel, menyebabkan peningkatan potensial elektrik sepanjang membran sel atau hiperpolarisasi dan menyebabkan sel sukar tereksitasi. Premedikasi midazolam diperbolehkan menurut Islam karena mempunyai lebih banyak manfaat dibandingkan dengan mudharatnya dalam pencegahan trauma psikologis pada anak. Kedokteran dan Islam sependapat dalam penggunaan premedikasi midazolam untuk pencegahan trauma psikologis pada anak diperbolehkan. Saran kepada masyarakat yang memiliki anak yang akan dilakukan tindakan operasi agar terlebih dahulu berkonsulltasi kepada ahli anestesi untuk pencegahan trauma psikologis; kepada tenaga kesehatan diharapkan memberi perhatian lebih kepada pasien anak yang akan menjalani tindakan operasi dan menyarankan untuk menggunakan premedikasi midazolam untuk pencegahan trauma psikologis; kepada para ahli medis khususnya di Indonesia, agar dapat menggunakan premedikasi midazolam yang penggunaannya cukup menjanjikan sebagai pilihan dalam pencegahan trauma psikologis pada anak.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-4689-FK |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc L Education > L Education (General) R Medicine > RJ Pediatrics R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Chemistry |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 09 Feb 2021 02:24 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 07:42 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/3956 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
