Sofyanti, Eni (2014) PERAN VITAMIN C PADA MEMBRAN SEL DARAH MERAH AKIBAT RADIKAL BEBAS DITINJAU DARI ILMU KEDOKTERAN DAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
Preview |
Text
S 4690 FK_COVER.pdf Download (44kB) | Preview |
Preview |
Text
S 4690 FK_SURAT PERSETUJUAN.pdf Download (154kB) | Preview |
Preview |
Text
S 4690 FK_ABSTRAK.pdf Download (59kB) | Preview |
Preview |
Text
S 4690 FK_BAB 1.pdf Download (118kB) | Preview |
Preview |
Text
S 4690 FK_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (118kB) | Preview |
|
Text
S 4690 FK_BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (295kB) |
|
|
Text
S 4690 FK_BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (454kB) |
|
|
Text
S 4690 FK_BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (60kB) |
|
|
Text
S 4690 FK_BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (75kB) |
Abstract
Vitamin C atau asam askorbat adalah suatu vitamin yang dapat larut dalam air. Vitamin C merupakan vitamin yang disintesis dari glukosa dalam hati dari semua jenis mamalia, kecuali manusia. Di dalam tubuh, vitamin C terdapat di dalam darah, korteks ginjal, kulit, dan tulang. Radikal bebas dan stress oksidatif berperan penting dalam penuaan dan terjadinya penyakit degeneratif seperti kanker, penyakit jantung, dan penyakit Alzheimer. Dengan adanya antioksidan dapat mengurangi beberapa efek berbahaya dari kerusakan oksidatif tersebut. Pada skripsi ini vitamin C sebagai antioksidan dapat membantu untuk meredam kerusakan oksidatif akibat radikal bebas, terutama pada sel darah merah, untuk mencegah perubahan patologis sel darah merah. Tujuan penulisan skripi ini adalah untuk membahas peran vitamin c dalam menangkal radikal bebas terutama pada sel darah merah. Dalam sirkulasi / sel darah merah terus - menerus terpapar ada sumber oksigen reaktif baik endogen maupun eksogen sehingga terjadi perubahan bentuk maupun fungsinya. Vitamin C sebagai antioksidan berperan pada pencegahan kerusakan sel darah merah akibat radikal bebas tersebut. Penggunaan vitamin C dalam mencegah penyakit harus disesuaikan dengan kaidah-kaidah hukum Islam. Menimbang manfaat bila dibandingkan dengan kerugiannya, konsumsi vitamin C diperbolehkan apabila sumber makanan yang mengandung vitamin C berasal makanan yang halal untuk dimakan. Terkait mengkonsumsi berbagai nikmat Allah. Allah SWT mengajak manusia agar menjaga segala bentuk perintah-Nya. Yakni, agar kita tidak berlebih-lebihan sehingga kita tidak melanggar ketentuan kebenaran. Kedokteran dan Islam sejalan terhadap peran vitamin C sebagai antioksidan pada sel darah merah akibat radikal bebas salah satu penemuan dari ilmu pengetahuan. Islam mendorong umatnya untuk menuntut ilmu sejalan. Disarankan kepada dokter muslim untuk melakukan pendekatan keagamaan dengan mengajak pasien selalu bersabar dan berserah diri kepada Allah SWT, sehingga turut membantu dalam penyembuhan diri sendiri.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-4690-FK |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc L Education > L Education (General) Q Science > QP Physiology R Medicine > RB Pathology R Medicine > RC Internal medicine |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Chemistry |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 09 Feb 2021 02:24 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 08:09 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/3955 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
