Search for collections on Universitas YARSI Repository

PENGARUH POLA ASUH TERHADAP MUNCULNYA GANGGUAN KEPRIBADIAN ANTISOSIAL PADA SESEORANG DITINJAU DARI KEDOKTERAN DAN ISLAM

Intansari, Santi (2014) PENGARUH POLA ASUH TERHADAP MUNCULNYA GANGGUAN KEPRIBADIAN ANTISOSIAL PADA SESEORANG DITINJAU DARI KEDOKTERAN DAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.

Full text not available from this repository.

Abstract

Anak dengan pola asuh yang salah memiliki kecenderungan untuk mengalami terjadinya gangguan kepribadian seperti antisosial. Tujuan umum penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan oleh pola asuh dalam keluarga terhadap munculnya gangguan kepribadian antisosial ditinjau dari kedokteran dan islam. Tujuan khusus mampu menjelaskan etiologi dan psikodinamika gangguan kepribadian antisosial, penanganan gangguan kepribadian antisosial dan pandangan Islam tentang gangguan kepribadian antisosial. Menurut pandangan Kedokteran kriteria gangguan kepribadian antisosial adalah tidak dapat memahami norma sosial yang mengatur aspek perilaku sehingga pada umumnya penderita sering melakukan perilaku menyimpang dan melanggar hak orang lain tanpa memiliki kesadaran akan rasa bersalah dan tanggung jawab. Penderita umumnya selalu berselisih paham dengan orang lain serta tidak mampu memelihara tata krama serta hanya mementingkan kebutuhan diri sendiri dan egosentris. Sehingga gangguan kepribadian antisosial ini dapat merugikan baik dirinya sendiri maupun orang lain. Menurut pandangan Islam anak merupakan amanah dari Allah SWT sehingga tanggung jawab penuh orangtua untuk mendidik dan mengajarkan anak secara dini sebagai penerus generasi dengan konsep pola asuh secara Islami agar terbentuk kepribadian yang ideal dan berkembang menjadi manusia yang berguna bagi dirinya, keluarga dan masyarakat sesuai dengan tujuan dan kehendak Allah SWT. Dengan demikian pola asuh yang benar akan menjauhkan anak dari siksa api neraka. Kedokteran dan Islam sepakat bahwa penderita gangguan kepribadian antisosial dapat merugikanorang banyak dengan perilakunya tersebut. Selain itu perilaku gangguan kepribadian antisosial cenderung menyimpang dan kebanyakan termasuk dalam tindakan kejahatan. Akibatnya pertolongan yang dilakukan tidak hanya dalam bidang medis tetapi jugadibantu dengan penyembuhan secara religi. Bagi tenaga medis dan profesi sebaiknya dapat memahami gangguan kepribadian pada seseorang sertadapat mengetahui cara mengatasinya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: S-4696-FK
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
L Education > L Education (General)
R Medicine > RC Internal medicine
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Chemistry
Depositing User: Mr. Administrator System Admin
Date Deposited: 09 Feb 2021 02:24
Last Modified: 29 Jun 2026 02:53
URI: http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/3945

Actions (login required)

View Item View Item