Mulyani, Dwi Chandra (2014) PEMBELAJARAN PENYAMPAIAN INFORMASI BERITA BURUK PADA PASIEN SIMULASI KANKER DITINJAU DARI SEGI KEDOKTERAN DAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
Preview |
Text
S 4630 FK_COVER.pdf Download (51kB) | Preview |
Preview |
Text
S 4630 FK_LEMBAR PERSETUJUAN.pdf Download (125kB) | Preview |
Preview |
Text
S 4630 FK_ABSTRAK.pdf Download (120kB) | Preview |
Preview |
Text
S 4630 FK_BAB 1.pdf Download (156kB) | Preview |
Preview |
Text
S 4630 FK_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (128kB) | Preview |
|
Text
S 4630 FK_BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
S 4630 FK_BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (164kB) |
|
|
Text
S 4630 FK_BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (120kB) |
|
|
Text
S 4630 FK_BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (123kB) |
Abstract
Penyampaian berita buruk merupakan salah satu kompetensi dokter lulusan Indonesia. Calon dokter diharapkan dapat menjunjung tinggi sikap profesionalisme dan komunikasi efektif antara dokter dan pasien. Keterampilan dalam penyampaian berita buruk adalah keterampilan yang paling sulit untuk dilakukan oleh dokter muda yang akan menjalankan kepaniteraan di rumah sakitan yang cukup parah bagi pasien, karena saat ini pasien berada dalam masa kritis yang mungkin pemberitaan ini akan mengubah kehidupan pasien esok hari, sehingga kemampuan dalam penyampaian berita buruk seharusnya dapat dikuasai oleh setiap dokter. Tujuan penulisan skripsi ini adalah utntuk mengetahui pentingnya penyampaian berita buruk pada pasien simulasi kanker sehingga calon dokter lulusan kedokteran di Indonesia mampu berkompeten dalam komunikasi efektif dan menunjung tinggi profesionalisme. Keterampilan penyampaian berita buruk ini bertujuan untuk dapat mengurangi gundah yang dialami oleh pasien saat menerima kabar buruk, membangun kepercayaan dalam menghadapinya serta memberi informasi yang jelas dan realisitis terkait dengan diagnosis penyakitnya atau kabar buruk yang diterimanya Dalam Islam mengajarkan bahwa penting untuk melakukan komunikasi yang baik. Penyampaian berita buruk kepada pasien tak hanya menuntut kemampuan dokter dalam mendiagnosis, namun juga kemampuan komunikasi yang mencakup etika dan empati yang ditunjukkan oleh dokter terhadap pasiennya khususnya etika kedokteran Islam, yang mana didasari oleh nilai-nilai Al-Quran dan Hadits. Diharapkan dengan penyampaian berita buruk yang baik sesuai dengan nilai-nilai Islam akan memperbaiki kualitas hidup dari pasien Kedokteran dan Islam sependapat penyampaian informasi berita buruk pada pasien simulasi kanker diperbolehkan dengan etika dan kaidah yang berlaku. Kepada calon dokter khususnya dituntut untuk terampil dalam menyampaikan informasi berita buruk dengan rasa empati kepada pasien agar keadaan pasien tidak semakin memburuk.Para tenaga pengajar diharapkan memberi perhatian lebih kepada calon dokter agar terampil dalam penyampaian berita buruk kepada pasien dengan penyakit kanker atau penyakit gawat lainnya yang merupakan Standar Kompetensi Dokter Indonesia.Berdasarkan hasil penelitian tentang penyampaian informasi berita buruk yang sering dilakukan oleh petugas tenaga kesehatan yang sudah menjadi dokter maupun dokter spesialis, pada penyampaian informasi berita buruk masih sangat kurang efektif dan kurang terampil.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-4631-FK |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc L Education > L Education (General) R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Chemistry |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 09 Feb 2021 02:24 |
| Last Modified: | 04 May 2026 04:07 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/3910 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
