Alatas, Husen (2014) KEMATIAN SKOLIOSIS BERAT AKIBAT GAGAL PERNAFASAN DITINJAU DARI KEDOKTERAN DAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
Preview |
Text
S 4340 FK_COVER.pdf Download (104kB) | Preview |
Preview |
Text
S 4340 FK_LEMBAR PERSETUJUAN.pdf Download (146kB) | Preview |
Preview |
Text
S 4340 FK_ABSTRAK.pdf Download (124kB) | Preview |
Preview |
Text
S 4340 FK_BAB 1.pdf Download (145kB) | Preview |
Preview |
Text
S 4340 FK_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (136kB) | Preview |
|
Text
S 4340 FK_BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (224kB) |
|
|
Text
S 4340 FK_BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (291kB) |
|
|
Text
S 4340 FK_BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (92kB) |
|
|
Text
S 4340 FK_BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (90kB) |
Abstract
Skoliosis berasal dari bahasa Yunani yaitu “Crookednes” atau kebengkokan. Skoliosis mempengaruhi ikatan sendi dan otot yang mengenai tulang belakang, yang menyebabkan tulang belakang, tulang rusuk dan tulang panggul bengkok. Banyak penyebab yang berbeda dari scoliosis. Sebagian besar deformitas skoliosis adalah idiopatik (penyebab tidak diketahui). Namun yang lain dapat kongenital disertai dengan gangguan atau sindroma neuromuscular, atau kompensator dari ketidakcocokan panjang kaki atau kelainan intraspinal. Tujuan umum dari skripsi ini adalah untuk mengetahui tentang kematian pada skoliosis berat akibat gagal pernafasan untuk menentukan jenis kelamin ditinjau dari kedokteran dan Islam. Menurut ilmu kedokteran, mati adalah berhentinya fungsi sirkulasi dan respirasi secara permanen (mati klinis). Sedangkan skoliosis merupakan deformitas tulang belakang yang menggambarkan deviasi vertebra kearah lateral dan rotasional. Pada penderita skoliosis tingkat berat dapat mengalami gangguan fungsi organ dalam. Tulang rusuk akan menekan jantung dan paru-paru sehingga penderita akan sulit bernafas dan cepat lelah. Jantung pun akan sulit memompa darah. Bahkan pada skoliosis kronis dapat menyebabkan terjepitnya saraf tulang belakang sehingga menyebabkan kelumpuhan yang akan berakhir pada kematian. Menurut Agama Islam, identifikasi penyebab kematian dengan cara autopsy merupakan salah satu tanda kebesaran Allah SWT dan merupakan salah satu kemajuan ilmu pengetahuan teknologi untuk membantu proses penegakan hukum kebenaran. Ilmu pengetahuan teknologi seperti menggunakan metode identifikasi ini dapat bermanfaat bagi semua umat manusia dan dapat mendekatkan pada kebenaran Allah SWT sehingga diperbolehkan dalam Islam. Diharapakan skripsi ini dijadikan sebagai metode identifikasi personal bagi para kriminolog dan ahli kedokteran forensik untuk membantu proses identifikasi kasus. Dan bagi para ulama untuk penetapan hukum identifikasi personal dengan menggunakan metode ini sebagai objeknya yang berguna untuk alasan mashlahah umat manusia.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-4340-FK |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc L Education > L Education (General) R Medicine > RB Pathology R Medicine > RC Internal medicine R Medicine > RD Surgery |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Chemistry |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 09 Feb 2021 02:23 |
| Last Modified: | 20 Apr 2026 04:54 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/3628 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
