Putra, Ryan Permana (2014) PERANAN ENZIM GUANDIN ASETAT METIL TRANSFERASE (GAMT) DAN ARGININ GLISIN AMIDINO TRANSFERASE (AGAT) PADA PASIEN RETARDASI METAL DITINJAU DARI KEDOKTERAN DAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
Preview |
Text
S 4642 FK_COVER.pdf Download (54kB) | Preview |
Preview |
Text
S 4642 FK_LEMBAR PERSETUJUAN.pdf Download (186kB) | Preview |
Preview |
Text
S 4642 FK_ABSTRAK.pdf Download (82kB) | Preview |
Preview |
Text
S 4642 FK_BAB 1.pdf Download (116kB) | Preview |
Preview |
Text
S 4642 FK_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (120kB) | Preview |
|
Text
S 4642 FK_BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (530kB) |
|
|
Text
S 4642 FK_BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (464kB) |
|
|
Text
S 4642 FK_BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (78kB) |
|
|
Text
S 4642 FK_BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (72kB) |
Abstract
Retardasi mental (RM) adalah suatu gangguan heterogen yang terdiri dari fungsi intelektual yang di bawah rata – rata dan gangguan dalam ketrampilan adaptif yang ditemukan sebelum orang berusia 18 tahun. Prevalens retardasi mental pada anak-anak di bawah umur 18 tahun di negara maju diperkirakan mencapai 0,5-2,5% , di negara berkembang berkisar 4,6%. AGAT dan GAMT berperan penting dalam produksi kreatin. Kreatin diperlukan sebagai sumber energi yang dibutuhkan oleh organ seperti otak, otot dan jantung. Defisiensi kreatin akibat kurangnya AGAT dan GAMT dapat meningkatkan resiko retardasi mental. AGAT dan GAMT adalah molekul ciptaan Allah yang terdapat dalam tubuh manusia dengan memegang peranan dalam hal produksi kreatinin guna mencukupi kebutuhan energi otak. Karena pada keadaan defisiensi, kebutuhan energi otak tidak terpenuhi. Dalam merawat pasien retardasi mental harus didasarkan oleh syariat Islam. Kedokteran dan Islam sependapat bahwa AGAT dan GAMT merupakan molekul kecil yang merupakan karunia dari Allah SWT yang berperan dalam sintesis keratin guna mencukupi kebutuhan energi otak. Defisiensi AGAT dan GAMT akan menurunkan produksi kreatin dan meningkatkan resiko retardasi mental. Retardasi mental sendiri harus dijalani dengan sabar karena Allah tidak akan memberikan cobaan diluar batas kemampuan umat-Nya. Kepada dokter muslim diharapkan untuk meneliti lebih lanjut apakah pemberian enzim AGAT dan GAMT dapat digunakan pada pasien retardasi mental akibat defisiensi kreatin; kepada institusi kesehatan di pemerintahan guna membantu menyediakan sarana dan prasarana penelitian tentang pengaplikasian AGAT dan GAMT pada pasien retardasi mental akibat defisiensi kreatin; kepada para ulama agar mengajak keluarga dan masyarakat yang di daerahnya terdapat pasien retardasi mental agar merawat pasien tersebut dengan sabar dan ikhlas.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-4642-FK |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc L Education > L Education (General) Q Science > QP Physiology R Medicine > RC Internal medicine R Medicine > RC Internal medicine > RC0321 Neuroscience. Biological psychiatry. Neuropsychiatry R Medicine > RJ Pediatrics |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Chemistry |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 09 Feb 2021 02:23 |
| Last Modified: | 06 May 2026 08:16 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/3605 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
