Al Ayri, Atilla Bilfarel (2026) PENGARUH KEPATUHAN MINUM OBAT ANTI TUBERKULOSIS TERHADAP TINGKAT KESEMBUHAN PASIEN TB PARU KASUS BARU DI RS YARSI DAN TINJAUNNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
01. COVER.pdf Download (277kB) |
|
|
Text
02. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (13MB) |
|
|
Text
03. LEMBAR PERNYATAAN.pdf Download (10MB) |
|
|
Text
04. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf Download (212kB) |
|
|
Text
10. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (135kB) |
|
|
Text
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (166kB) |
|
|
Text
11. BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (759kB) |
|
|
Text
12. BAB III METODE PENELITIAN.pdf Restricted to Registered users only Download (161kB) |
|
|
Text
13. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Registered users only Download (288kB) |
|
|
Text
14. BAB V TINJAUAN AGAMA MENURUT PANDANGAN ISLAM.pdf Restricted to Registered users only Download (211kB) |
|
|
Text
15. BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN.pdf Restricted to Registered users only Download (140kB) |
|
|
Text
18. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (342kB) |
Abstract
Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan global yang krusial dengan angka kematian yang tinggi, di mana Indonesia menempati peringkat kedua kasus tertinggi di dunia. Kepatuhan mengonsumsi Obat Anti Tuberkulosis (OAT) memegang peranan penting dalam keberhasilan terapi serta mencegah resistensi obat (Multi Drugs Resistance atau MDR-TB). Dalam perspektif Islam, sakit merupakan bagian dari ketetapan (qadar) Allah SWT yang harus dihadapi melalui sikap sabar dan ikhtiar yang sungguh-sungguh sebagai bentuk kewajiban menjaga jiwa. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan observasional analitik dan rancangan cross-sectional di Poli Paru RS YARSI Jakarta Periode Oktober 2025 – Mei 2026. Melalui teknik consecutive sampling, didapatkan sampel sebanyak 20 pasien TB Paru Kasus Baru. Kepatuhan pasien diukur dengan kuesioner MMAS-8, sementara tingkat kesembuhan dievaluasi melalui hasil dari dr spesialis paru. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Mayoritas responden memiliki tingkat kepatuhan minum obat yang baik, dengan rincian patuh tinggi (50%), sedang (45%), dan rendah (5%). Berdasarkan evaluasi tingkat kesembuhan, sebagian besar pasien berada pada kategori Sembuh (90%) dan Tidak Sembuh (10%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi p = 0,323 (p > 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kepatuhan minum obat dengan tingkat kesembuhan pasien. Kesimpulan: Dari hasil penelitian pasien TB Paru di RS YARSI memiliki tingkat kepatuhan minum obat yang sangat baik. Tidak adanya hubungan statistik yang signifikan antara kepatuhan dan kesembuhan kemungkinan besar dipengaruhi oleh keterbatasan jumlah sampel yang sedikit (20 responden). Dalam perspektif Islam, tingginya kepatuhan ini merupakan wujud nyata ikhtiar yang bersungguh-sungguh demi menjemput kesembuhan, sekaligus bentuk ketaatan dalam mengamalkan prinsip syariat untuk melindungi diri dan orang lain dari bahaya (La Dharar wa La Dhirar).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-8007-FK |
| Uncontrolled Keywords: | Tuberkulosis Paru, Kepatuhan Minum Obat, MMAS-8, Kesembuhan, Ikhtiar. |
| Subjects: | L Education > L Education (General) R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 04:19 |
| Last Modified: | 15 Oct 2026 04:27 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15846 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
