Daud, Amirah (2026) PERBANDINGAN PH SALIVA SEBELUM DAN SESUDAH PEMBERIAN PROBIOTIK PADA ANAK SEKOLAH DASAR USIA 6-12 TAHUN DI KLINIK YARSI. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
1. COVER.pdf Download (137kB) |
|
|
Text
3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (238kB) |
|
|
Text
2. HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS.pdf Download (193kB) |
|
|
Text
6. ABSTRAK.pdf Download (229kB) |
|
|
Text
8. BAB 1.pdf Download (182kB) |
|
|
Text
13. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (144kB) |
|
|
Text
9. BAB 2 .pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
10. BAB 3 .pdf Restricted to Registered users only Download (307kB) |
|
|
Text
11. BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (381kB) |
|
|
Text
12. BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (134kB) |
|
|
Text
14. LAMPIRAN .pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: Karies gigi merupakan masalah kesehatan oral yang sangat rentan dialami oleh anak usia 6-12 tahun (fase gigi bercampur), yang erat kaitannya dengan tingkat keasaman atau penurunan pH saliva. Probiotik, khususnya Lactobacillus reuteri, diketahui memiliki mekanisme untuk menekan bakteri asidogenik kariogenik dan membantu menstabilkan pH saliva. Tujuan: Menganalisis perbandingan pH saliva sebelum dan sesudah pemberian probiotik pada anak sekolah dasar usia 6-12 tahun di Klinik YARSI, serta mengkaji penggunaan probiotik tersebut berdasarkan tinjauan syariat Islam. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan desain pre-eksperimental menggunakan pendekatan one group pre-test post-test. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling yang menghasilkan 10 responden anak dengan kriteria memiliki karies aktif. Intervensi yang diberikan berupa konsumsi tablet hisap probiotik (Lactobacillus reuteri) sebanyak 1 kali sehari selama 14 hari berturut-turut. Nilai pH saliva diukur menggunakan pH meter digital sebelum dan sesudah masa intervensi. Analisis data bivariat menggunakan uji statistik Paired T-test. Hasil: Hasil pengukuran menunjukkan nilai rata-rata (mean) pH saliva sebelum perlakuan adalah 6,20 (cenderung asam). Setelah 14 hari intervensi probiotik, rata-rata pH saliva mengalami peningkatan menjadi 6,42 (mendekati netral), dengan selisih peningkatan sebesar 0,22 poin. Uji Paired T-test menunjukkan nilai p < 0,001 (p < 0,05) yang mengindikasikan adanya perbedaan yang sangat signifikan secara statistik. Kesimpulan: Terdapat peningkatan pH saliva yang bermakna secara statistik pada anak sekolah dasar usia 6-12 tahun di Klinik YARSI setelah pemberian probiotik selama 14 hari. Penggunaan probiotik sebagai upaya preventif kesehatan rongga mulut diperbolehkan dan sangat dianjurkan dalam perspektif Islam.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-406-KG |
| Uncontrolled Keywords: | pH Saliva, Probiotik, Lactobacillus reuteri, Karies Gigi |
| Subjects: | L Education > L Education (General) R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RJ Pediatrics R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services R Medicine > RK Dentistry |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 13 Oct 2026 08:52 |
| Last Modified: | 13 Oct 2026 08:52 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15838 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
