Rizqiyadi, Rakha Aufa (2026) ANGKA KEJADIAN FLOATER PADA PENDERITA MIOPIA DI RS MATA Dr. YAP YOGYAKARTA PADA TAHUN 2025 DAN TINJAUANNYA DALAM ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
01. COVER.pdf Download (160kB) |
|
|
Text
02. LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (272kB) |
|
|
Text
03. SURAT PERNYATAAN.pdf Download (206kB) |
|
|
Text
4.ABSTRAK.pdf Download (232kB) |
|
|
Text
7.BAB I.pdf Download (244kB) |
|
|
Text
13.DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (210kB) |
|
|
Text
8.BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
9.BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (296kB) |
|
|
Text
10.BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (372kB) |
|
|
Text
11.BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (276kB) |
|
|
Text
12.BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (237kB) |
|
|
Text
15. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (279kB) |
Abstract
Latar Belakang : Miopia merupakan salah satu kelainan refraksi yang prevalensinya terus meningkat dan dapat menyebabkan perubahan degeneratif pada badan vitreous yang memicu munculnya floaters atau miodesopsia. Kondisi ini berpotensi mengganggu kualitas penglihatan dan kehidupan pasien, terutama pada penderita miopia dengan derajat tinggi yang berisiko mengalami perubahan vitreous lebih dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka kejadian floaters pada penderita miopia di RS Mata Dr. YAP Yogyakarta tahun 2025. Metode : Populasi penelitian adalah seluruh pasien miopia yang tercatat dalam rekam medis RS Mata Dr. YAP Yogyakarta selama tahun 2025 dengan jumlah sampel sebanyak 100 pasien yang ditentukan menggunakan rumus Lemeshow dan dipilih dengan teknik purposive sampling. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari rekam medis yang meliputi data demografi, derajat miopia, dan status kejadian floaters. Data dianalisis secara deskriptif univariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 100 pasien miopia yang diteliti, sebanyak 28 pasien diantaranya mengalami floaters. Kejadian floaters lebih banyak ditemukan pada pasien berusia <50 tahun (18 pasien), berjenis kelamin perempuan (23 pasien), dan memiliki derajat miopia tinggi/berat (11 pasien). Berdasarkan faktor risiko, sebagian besar kejadian floaters memiliki faktor risiko yang tidak diketahui penyebabnya (17 pasien). Simpulan: Hasil penelitian menunjukan bahwa angka kejadian floater pad pasien miopia rendah. Kejadian floaters lebih banyak ditemukan pada pasien berusia <50 tahun, berjenis kelamin perempuan, dan memiliki derajat miopia tinggi/berat. Berdasarkan faktor risiko, sebagian besar kejadian floaters memiliki faktor risiko yang tidak diketahui penyebabnya.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-8002-FK |
| Uncontrolled Keywords: | Angka Kejadian, Floater, Miopia, Distribusi, Usia, Jenis Kelamin, Derajat Miopia, Faktor Risiko |
| Subjects: | L Education > L Education (General) R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RE Ophthalmology |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 13 Oct 2026 06:15 |
| Last Modified: | 13 Oct 2026 06:15 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15833 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
