Mukaromah, Dian Widianti (2022) PENGARUH PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN ASI NON EKSKLUSIF TERHADAP PERTUMBUHAN BAYI 0-12 BULAN DI RS YARSI JAKARTA DAN TINAJUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
01. COVER.pdf Download (77kB) |
|
|
Text
02. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (4MB) |
|
|
Text
03. SURAT PERNYATAAN.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
05. ABSTRAK-ABSTRACT.pdf Download (53kB) |
|
|
Text
08. BAB I.pdf Download (117kB) |
|
|
Text
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (293kB) |
|
|
Text
09. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (331kB) |
|
|
Text
10. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (68kB) |
|
|
Text
11. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (122kB) |
|
|
Text
12. BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (247kB) |
|
|
Text
13. BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (111kB) |
|
|
Text
16. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: Pertumbuhan adalah bertambahnya ukuran dan jumlah sel serta jaringan interselular, berarti bertambahnya ukuran fisik dan struktur tubuh sebagian atau keseluruhan, sehingga dapat diukur dengan satuan panjang dan berat (Kemenkes RI, 2014). Pertumbuhan dipengaruhi oleh berbagai faktor yaitu, faktor genetik, faktor lingkungan, faktor internal, faktor post natal, faktor pre natal, dan faktor nutrisi. Nutrisi terbaik bayi pada 6 bulan pertama kehidupannya adalah ASI. Pemberian ASI eksklusif dari sejak lahir sampai usia 6 bulan direkomendasikan oleh WHO dan UNICEF (WHO, 2020). Penelitian di Meksiko menunjukan bahwa 12,3% anak-anak berusia 6-35 bulan mengalami stunting disebabkan oleh kurangnya pemberian ASI. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui hubungan pemberian ASI terhadap pertumbuhan bayi usia 0-12 bulan dari pandangan kedokteran dan Islam. Metodologi: Penelitian ini bersifat observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini yaitu anak usia 0-12 bulan di Rumah Sakit YARSI Jakarta. Analisis data dilakukan secara analisis bivariat. Pengolahan data menggunakan alat bantu program Statistical Product and Service Solution (SPSS). Hasil: Hasil menunjukan dari 51 anak bahwa anak yang mendapatkan ASI eksklusif yakni sebanyak 27 orang atau 52.9% dan hanya 24 orang atau 47.1% yang memberikan ASI non eksklusif. Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan uji Chi Square terdapat hubungan bermakna antara status gizi baik dan status gizi kurang dengan p value 0.03. Sedangkan tidak terdapat hubungan bermakna antara pemberian ASI eksklusif dengan pertumbuhan anak usia 0-12 bulan di Rumah Sakit YARSI Jakarta antara pertumbuahn status gizi baik, buruk, resiko lebih, lebih, obesitas, dan lingkar kepala. Kesimpulan: Adanya hubungan signifikan antara pemberian ASI eksklusif dan ASI non eksklusif terhadap status gizi baik dan kurang bayi usia 0-12 bulan di Rumah Sakit YARSI Jakarta, serta adanya perintah Allah SWT pada para Ibu untuk menyusui bayinya.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-7742-FK |
| Uncontrolled Keywords: | Bayi 0-12 bulan, ASI eksklusif, ASI non eksklusif, Pertumbuhan, islam |
| Subjects: | L Education > L Education (General) R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RJ Pediatrics R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 09 Oct 2026 09:25 |
| Last Modified: | 09 Oct 2026 09:25 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15827 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
