Nabhan, Muhammad Akhna Adib (2025) HUBUNGAN IKLIM DENGAN PREVALENSI DBD DI DESA PALANYAR, PANDEGLANG, BANTEN, JAWA BARAT DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
01. COVER.pdf Download (21kB) |
|
|
Text
02. LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (274kB) |
|
|
Text
03. SURAT PERNYATAAN.pdf Download (225kB) |
|
|
Text
04. ABSTRAK.pdf Download (112kB) |
|
|
Text
07 .BAB I.pdf Download (122kB) |
|
|
Text
13.DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (188kB) |
|
|
Text
08 .BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (450kB) |
|
|
Text
09 .BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (277kB) |
|
|
Text
10.BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (428kB) |
|
|
Text
11.BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (253kB) |
|
|
Text
12.BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (110kB) |
|
|
Text
16. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan global, terutama di Asia Tenggara dan Indonesia. Peningkatan kasus DBD dipengaruhi oleh perubahan iklim yang memengaruhi faktor-faktor seperti curah hujan, suhu, dan kelembapan, yang menciptakan kondisi ideal bagi berkembangnya nyamuk. Dalam konteks Islam, menjaga kesehatan lebih diutamakan daripada pengobatan setelah sakit. Oleh karena itu, pemanfaatan ilmu meteorologi untuk mengidentifikasi risiko berbasis cuaca dan melakukan pengendalian vektor, seperti fogging dan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), sangat penting. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan iklim dengan prevalensi DBD di Desa Palanyar, Pandeglang, Banten, Jawa Barat selama minimal 3 tahun dari tahun 2021 – 2023. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian mencakup seluruh data penderita DBD dari bulan Januari 2021 hingga bulan Desember 2023. Pengambilan sampel dilakukan secara exhaustive sampling dengan menggunakan data sekunder dari Puskesmas Cipeucang dan data iklim dari situs NASA Langley Research Center (LaRC) POWER. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda untuk mengetahui mengetahui hubungan iklim dengan prevalensi DBD di Desa Palanyar, Pandeglang, Banten, Jawa Barat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat indikasi adanya hubungan antara suhu minimum (p-value=0,08) dengan prevalensi DBD walaupun belum bermakna secara statistik. Namun, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara curah hujan (p-value=0,295), suhu maksimum (p-value=0,472), suhu rata-rata (pvalue=0,436), kecepatan angin maksimum (p-value=0,198), kecepatan angin ratarata (p-value=0,882), dan kecepatan angin minimum (p-value=0,827) dengan prevalensi DBD di Desa Palanyar, Pandeglang, Banten, Jawa Barat. Kesimpulan: Suhu minimum memperlihatkan indikasi kecenderungan dengan prevalensi DBD, namun tidak dengan variabel iklim yang lainnya.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-7992-FK |
| Uncontrolled Keywords: | Iklim, Demam Berdarah Dengue, Suhu, Curah hujan, Kecepatan Angin |
| Subjects: | L Education > L Education (General) R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 04:48 |
| Last Modified: | 07 Oct 2026 04:48 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15792 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
