Niftia, Telisa Humenia (2026) HUBUNGAN DURASI PENGGUNAAN SMARTPHONE DENGAN NYERI KEPALA TIPE TEGANG (TENSION-TYPE HEADACHE) PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI ANGKATAN 2023 DITINJAU DARI ASPEK MEDIS DAN PERSPEKTIF ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
1. HALAMAN JUDUL.pdf Download (187kB) |
|
|
Text
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (71kB) |
|
|
Text
3. SURAT PERNYATAAN.pdf Download (60kB) |
|
|
Text
4. ABSTRAK.pdf Download (232kB) |
|
|
Text
8. BAB I.pdf Download (274kB) |
|
|
Text
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (238kB) |
|
|
Text
9. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (346kB) |
|
|
Text
10. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (379kB) |
|
|
Text
11. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (317kB) |
|
|
Text
12. BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (338kB) |
|
|
Text
13. BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (242kB) |
|
|
Text
16. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (655kB) |
Abstract
Latar Belakang: Penggunaan smartphone yang berkepanjangan dapat meningkatkan paparan terhadap postur tidak ergonomis dan ketegangan otot leher yang secara teoretis berkaitan dengan nyeri kepala tipe tegang (tension-type headache/TTH). Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran durasi penggunaan smartphone, status skrining TTH, dan hubungan antara keduanya pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2023 serta meninjaunya dari perspektif Islam. Metode: Penelitian kuantitatif analitik ini menggunakan desain potong lintang. Data primer dikumpulkan melalui Google Form dengan teknik incidental sampling. Status skrining TTH ditentukan berdasarkan kriteria ICHD-3. Analisis bivariat menggunakan Fisher–Freeman– Halton exact test. Hasil: Dari 126 respons, sebanyak 109 respons dianalisis. Sebanyak 99 responden (90,8%) menggunakan smartphone lebih dari 3 jam per hari dan 3 responden (2,8%) memenuhi kriteria skrining TTH. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna antara kategori durasi penggunaan smartphone dan status skrining TTH (p = 0,717). Meskipun demikian, 67,9% responden mengalami nyeri atau kaku leher dan bahu setelah menggunakan smartphone. Kesimpulan: Durasi penggunaan smartphone tidak berhubungan secara statistik dengan status skrining TTH. Penggunaan smartphone yang bijak, seimbang, dan ergonomis tetap dianjurkan sesuai prinsip moderasi, menjaga jiwa, dan menghindari kemudaratan dalam Islam. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan pengukuran screen time objektif, diagnosis klinis, sampel lebih besar, dan analisis faktor perancu.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-7990-FK |
| Uncontrolled Keywords: | Penggunaan Smartphone, Nyeri Kepala Tipe Tegang, Mahasiswa Kedokteran, ICHD-3, Ergonomi |
| Subjects: | L Education > L Education (General) Q Science > QM Human anatomy R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 04:33 |
| Last Modified: | 07 Oct 2026 04:33 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15790 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
