Hanun, Nada Valisha (2026) ANGKA KEJADIAN PASIEN PENDERITA TB PARU-HIV di RSPI PROF. DR. SULIANTI SAROSO PADA TAHUN 2024 DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
01. COVER.pdf Download (155kB) |
|
|
Text
02. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
03. SURAT PERNYATAAN.pdf Download (4MB) |
|
|
Text
04. ABSTRAK.pdf Download (244kB) |
|
|
Text
10. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (258kB) |
|
|
Text
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (221kB) |
|
|
Text
11. BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (670kB) |
|
|
Text
12. BAB III METODE PENELITIAN.pdf Restricted to Registered users only Download (354kB) |
|
|
Text
13. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN.pdf Restricted to Registered users only Download (335kB) |
|
|
Text
14. BAB V PANDANGAN ISLAM.pdf Restricted to Registered users only Download (296kB) |
|
|
Text
15. BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN.pdf Restricted to Registered users only Download (248kB) |
|
|
Text
18. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (441kB) |
Abstract
Tuberkulosis (TB) dan Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan penyakit menular yang hingga saat ini masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat, baik secara global maupun nasional. Koinfeksi TB–HIV meningkatkan morbiditas dan mortalitas karena HIV menyebabkan penurunan imunitas yang mempermudah terjadinya TB aktif. RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso sebagai rumah sakit rujukan nasional penyakit infeksi memiliki peran penting dalam penanganan kasus TB dan HIV. Oleh karena itu, diperlukan gambaran epidemiologis mengenai angka kejadian TB–HIV sebagai dasar penguatan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka kejadian TB–HIV serta faktor-faktor yang berhubungan pada pasien TB di RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif. Data diperoleh dari rekam medis pasien TB di RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso periode Januari– Desember 2024 dengan teknik total sampling. Jumlah sampel yang dianalisis sebanyak 274 pasien TB. Variabel yang diteliti meliputi usia, jenis kelamin, riwayat kontak TB, dan jumlah CD4. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan distribusi frekuensi serta analisis bivariat menggunakan uji ChiSquare dan analisis multivariat dengan regresi logistik biner. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa angka kejadian TB–HIV pada pasien TB sebesar 22,6%. Sebagian besar kasus TB–HIV ditemukan pada kelompok usia dewasa dan berjenis kelamin laki-laki. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara usia, jenis kelamin, riwayat kontak TB, dan jumlah v CD4 dengan kejadian TB–HIV (p < 0,05). Analisis multivariat menunjukkan bahwa jumlah CD4 dan riwayat kontak TB merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan kejadian TB–HIV, sedangkan usia dan jenis kelamin tidak lagi bermakna setelah dikontrol variabel lain. Kesimpulan: Angka kejadian TB–HIV di RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso tahun 2024 masih tergolong tinggi. Faktor yang paling berhubungan dengan kejadian TB– HIV adalah penurunan jumlah CD4 dan riwayat kontak dengan pasien TB. Temuan ini menegaskan pentingnya deteksi dini, skrining HIV pada pasien TB, serta penguatan penelusuran kontak sebagai bagian dari strategi pengendalian TB–HIV terpadu
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-7960-FK |
| Uncontrolled Keywords: | Tuberkulosis, HIV, Koinfeksi, Angka Kejadian TB-HIV |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RF Otorhinolaryngology R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 05:03 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 05:03 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15540 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
